By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
KLIK7TVKLIK7TVKLIK7TV
Reading: Wamen Christina Kembali Serap Aspirasi P3MI
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
KLIK7TVKLIK7TV
Font ResizerAa
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
KLIK7TV > Blog > Ekonomi > Wamen Christina Kembali Serap Aspirasi P3MI
Ekonomi

Wamen Christina Kembali Serap Aspirasi P3MI

Arman Naker
Last updated: March 6, 2025 3:01 pm
Arman Naker
1 year ago
Share
SHARE

JAKARTA, KLIK7TV.CO.ID – Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Christina Aryani kembali menyerap aspirasi dari puluhan perusahaan penempatan pekerja migran Indonesia (P3MI) terkait penempatan pekerja migran di luar negeri, pada Kamis (6/3/2025).

Dalam kegiatan yang berlangsung secara daring itu, Wamen Christina menyampaikan sejumlah hal untuk dipedomani, yaitu Peraturan Menteri (Permen) Nomor 1 Tahun 2025 tentang Tata Cara Pemberian Izin Perusahaan Penempatan PMI, Peraturan Menteri P2MI Nomor 2/2025 tentang Tata Cara Penerbitan dan Pencabutan SIP2MI.

Kemudian Permen No. 3/2025 tentang Penghentian dan Pelarangan Penempatan Pekerja Migran Indonesia dan Permen No. 4/2025 tentang Tata Cara Pengenaan Sanksi Administratif dalam Pelaksanaan Penempatan dan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia.

Selain itu, Christina juga kembali mengingatkan P3MI soal target kementeriannya untuk penempatan 425 ribu pekerja migran sepanjang 2025.

“Kami pikir rasional ya dan bisa dicapai dengan kerja keras kita bersama. Kami melihat P3MI sebagai mitra stategis dan bisa berpartisipasi optimal dalam target penempatan itu,” katanya.

Dalam pertemuan itu, Wamen Christina mendapat berbagai aspirasi dari P3MI terkait penempatan pekerja migran prosedural di luar negeri.

Seperti biaya paspor yang dikenakan kepada calon pekerja migran yang masih mahal dan lama proses pengurusannya, permintaan untuk penyederhanaan kontrak kerja, membantu mempersingkat jalur birokrasi antar kementerian dan lain sebagainya.

Termasuk masalah administratif yang selama ini dihadapi P3MI, seperti SOP pembuatan job order dan SOP verifikasi ID pekerja migran.

Kemudian juga disampaikan keluhan dari P3MI terkait coverage biaya kesehatan BPJS yang seringkali tidak mencukupi kebutuhan pengobatan pekerja migran yang pulang karena sakit.

Di pertemuan itu juga terungkap peluang-peluang penempatan lebih banyak pekerja migran Indonesia di sektor formal di sejumlah negara seperti Turki, Qatar, Australia, Belanda dan Jerman.

Wamen Christina juga menyampaikan terkait peluang pembukaan kembali penempatan pekerja migran ke Arab Saudi yang disambut baik puluhan perusahaan penempatan pekerja migran Indonesia. (ARMAN R)

You Might Also Like

Pelatihan Vokasi Batch 2 Dibuka Mulai 19 Mei : Kuota 30 Ribu Peserta, Gratis dan Bersertifikat BNSP
Kemnaker & Kemenekraf Perkuat Sinergi Ciptakan Lapangan Kerja di Sektor Ekonomi Kreatif
Kinerja Ekspor Sumut 2025 Tumbuh 14,78 Persen
Wamen Dzulfikar Gelar Pertemuan dengan APJATI Bahas Ekosistem Penempatan dan Pelindungan Pekerja Migran di Timur Tengah
Menteri Mukhtarudin Tegaskan Pelindungan Pekerja Migran sebagai Prioritas Utama Negara
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Karutan Bandung: Semua Layanan Rutan Bandung Tidak Dipungut Biaya
Next Article Menteri Karding Tandatangani MoU Optimasi Tata Kelola Pekerja Migran Indonesia dan Keluarga
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

about us

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet.

Find Us on Socials

© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Join Us!
Subscribe to our newsletter and never miss our latest news, podcasts etc..
[mc4wp_form]
Zero spam, Unsubscribe at any time.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?