By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
KLIK7TVKLIK7TVKLIK7TV
Reading: VFS Global Diduga Rugikan Calon PMI, Amri Minta Pengurusan Visa Kerja Ditangani Langsung Kedutaan Turkey
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
KLIK7TVKLIK7TV
Font ResizerAa
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
KLIK7TV > Blog > Headnews > VFS Global Diduga Rugikan Calon PMI, Amri Minta Pengurusan Visa Kerja Ditangani Langsung Kedutaan Turkey
Headnews

VFS Global Diduga Rugikan Calon PMI, Amri Minta Pengurusan Visa Kerja Ditangani Langsung Kedutaan Turkey

admin
Last updated: July 26, 2026 8:41 am
admin
1 day ago
Share
SHARE

JAKARTA, KLIK7TV.CO.ID – Ketua Dewan Koordinasi Nasional Garda Prabowo Departemen Hukum dan HAM Amri Abdi Piliang, SH, CIRM, CIRP yang juga aktivis pemerhati Pekerja Migran, sangat mengapresiasi Pertemuan Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin dengan Menteri Tenaga Kerja dan Jaminan Sosial Republik Turkiye HE Vedat khan, dalam rangka kunjungan kehormatan di Kantor Kementerian P2MI Jakarta, Jumat (24/7/2026).

Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat hubungan bilateral Indonesia dan Turkiye, khususnya di bidang ketenagakerjaan, pelindungan pekerja migran, serta pengembangan tenaga kerja profesional.

Namun ada permasalahan yang sangat Krusial dan sangat merugikan banyak para Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) dalam pengurusan Visa Kerja ke Turkey melalui Outsourching VFS Global.

Menurut sumber dari para pengusaha Penempatan (P3MI), mengatakan bahwa selain biayanya sangat mahal, yang awalnya hanya Rp.1.300.000,- sekarang melalui VFS Global menjadi Rp.3.400.000,- belum lagi jika ingin dipercepat terbitnya (Express) harus menambah Rp.2.500.000,- belum termasuk uang Runner di dalam VFS yang berada di Kuningan, bisa total mencapai Rp. 6.500.000,- untuk Pengurusan Visa Kerja bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI).

Kemudian prosesnya diduga tidak terintegrasi dengan Quota Pekerja Asing yang diberikan oleh Pemerintah Turkey, sehingga VFS Global terus menerima pembayaran dan pengajuan tetapi penerbitan Visanya tidak dapat dipastikan, sehingga banyak waktu yang terbuang dan melebihi batas waktu yang ditentukan oleh Pemberi Kerja.

Dengan demikian seandainya diterbitkan Visa kerja nya setelah batas waktu yang ditentukan oleh Pemberi Kerja, maka tetap tidak dapat berangkat karena sudah lewat batas waktunya (expired).

“Oleh karena itu melalui Departemen Hukum dan HAM Garda Prabowo, kami minta Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) turut membantu membahas Pengurusan Visa Kerja ke Negara tujuan Turkey dalam MoU Bilateral agar para Pekerja Migran Indonesia tidak dirugikan,” ujar Amri sebagaimana dilansir Klik7tv.co.id dari Clickindonesia.id pada Minggu (26/7/2026)

Menurut Amri, pengurusan Visa Kerja sebaiknya ditangani langsung oleh Kedutaan Turkey secara langsung tanpa melalui Outsourching VFS Global yang hanya menerima uang saja dalam jumlah yang relatif mahal, agar terpisah pengurusan melalui Outsourching VFS Global dikhususkan untuk Visa Tourism saja.

“Kami minta kepada Kejaksaan Agung, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK-RI), Kortas Tipikor Mabes Polri dan PPATK agar memeriksa aliran Dana VFS karena diduga kuat turut mengalir kepada oknum pejabat dan pihak terkait lainnya,” ucap Amri. (Red)

You Might Also Like

Direktur Distribusi PLN Pastikan Kelistrikan Sumatera Utara Andal Di Penghujung Siaga Ramadan Dan Idulfitri 1447 H
Bakamla RI Hadiri IMDEX dan 9th International Maritime Security Conference
Panglima TNI Dampingi Menhan RI Tinjau Kapal Induk Prancis Charles De Gaulle
OPSI : Permenaker No 7 Tahun 2026 Seharusnya Dicabut
Panglima TNI Raih Penghargaan Outstanding Leadership di CNN Indonesia Awards 2025
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Peringati Hari Anak Nasional 2026, PLN UP3 Binjai Salurkan Paket Pendidikan untuk Siswa SD Negeri 027089
Next Article Tim Gabungan TNI AL Gagalkan Penyeludupan Bijih Timah Dan Balok Timah Senilai Miliaran Rupiah Di Belitung
about us

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet.

Find Us on Socials

© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Join Us!
Subscribe to our newsletter and never miss our latest news, podcasts etc..
[mc4wp_form]
Zero spam, Unsubscribe at any time.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?