By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
KLIK7TVKLIK7TVKLIK7TV
Reading: TNI AL Gagalkan Penyeludupan Sianida Dan Barang Ilegal Lintas Negara Di Sulawesi Utara
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
KLIK7TVKLIK7TV
Font ResizerAa
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
KLIK7TV > Blog > TNI AL > TNI AL Gagalkan Penyeludupan Sianida Dan Barang Ilegal Lintas Negara Di Sulawesi Utara
TNI AL

TNI AL Gagalkan Penyeludupan Sianida Dan Barang Ilegal Lintas Negara Di Sulawesi Utara

admin
Last updated: June 16, 2026 8:37 pm
admin
4 weeks ago
Share
SHARE

MANADO, KLIK7TV.CO.ID – TNI AL dalam hal ini Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) VIII melaksanakan konferensi pers terkait keberhasilan penggagalan upaya penyelundupan barang ilegal yang dilakukan oleh tiga Warga Negara Asing (WNA) asal Filipina di wilayah perairan Sulawesi Utara yang dipimpin oleh Komandan Komando Daerah Angkatan Laut (Dankodaeral) VIII Laksda TNI Dery Triesananto Suhendi, S.E., M.Tr.Opsla. Kegiatan berlangsung di Joglo Makodaeral VIII, Manado, Sabtu (13/6).

Dalam keterangannya, Dankodaeral VIII menjelaskan bahwa penggagalan tersebut berawal pada hari Jumat, 12 Juni 2026 yang berasal dari informasi intelijen mengenai rencana penyelundupan barang ilegal menggunakan Pumpboat ARRIL asal Filipina yang menggunakan bendera Indonesia. Menindaklanjuti informasi tersebut, Tim QR-8 Kodaeral VIII segera melaksanakan operasi penindakan hingga berhasil mengamankan kapal beserta muatan ilegal yang dibawanya.

Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan sejumlah barang ilegal berupa sianida (CN) sebanyak 20 karung dengan total berat sekitar 1.000 kilogram, tiga unit motor tempel merek Yamada berkekuatan 18 PK, serta berbagai minuman beralkohol yang terdiri dari Tundway, Fundador, dan Mojito. Barang-barang tersebut diduga akan diedarkan secara ilegal dan berpotensi menimbulkan dampak terhadap keamanan, keselamatan, serta kelestarian sumber daya kelautan.

Dankodaeral VIII menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan wujud komitmen TNI AL dalam menjaga kedaulatan wilayah laut Indonesia serta mencegah masuknya barang-barang ilegal dari luar negeri. Dari hasil pendataan, total potensi kerugian negara yang berhasil dicegah diperkirakan mencapai lebih dari Rp1 miliar.

Turut hadir sejumlah pejabat TNI AL perwakilan BINDA Sulawesi Utara, serta Kantor Wilayah Bea Cukai Sulawesi Utara. Keberhasilan penggagalan penyelundupan ini merupakan implementasi dari arahan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali agar seluruh jajaran TNI AL terus meningkatkan kewaspadaan, kemampuan deteksi dini, serta memperkuat sinergi dengan instansi terkait dalam menjaga keamanan laut dan memberantas segala bentuk aktivitas ilegal di wilayah yurisdiksi Indonesia@Red

You Might Also Like

Wadan Seskoal Hadiri Pembukaan Kasal Cup Water Sport 2025
Bakamla RI Gelar Rapat Perencanaan Harmonisasi Strategi Kamla Bidang Patroli
Kri Sultan Thaha Syaifuddin-376 Tuntaskan Debarkasi Bantuan Logistik Di Wilayah Lhokseumawe
Kolinlamil Tutup KKRI Tahap 3 Tahun 2025: Wujud Komitmen Pembinaan Generasi Muda Berkarakter
Tiba Di Padang, Kri Semarang-594 Debarkasi Bantuan Kemanusiaan Bagi Masyarakat Terdampak Bencana
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Kodim 1714/Puncak Peduli Pendidikan Hadiri Penamatan Siswa Sekolah Alkitab Mulia Ke-56 Tahun 2026
Next Article Menteri Mukhtarudin Dampingi Presiden Prabowo Sepakati Kerjasama Ketenagakerjaan Keperawatan dengan Jerman
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

about us

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet.

Find Us on Socials

© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Join Us!
Subscribe to our newsletter and never miss our latest news, podcasts etc..
[mc4wp_form]
Zero spam, Unsubscribe at any time.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?