By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
KLIK7TVKLIK7TVKLIK7TV
Reading: Geger, Ketua RW Keluarkan Surat Hentikan Pelayanan Pada Warga Tak Bayar Iuran
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
KLIK7TVKLIK7TV
Font ResizerAa
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
KLIK7TV > Blog > Megapolitan > Geger, Ketua RW Keluarkan Surat Hentikan Pelayanan Pada Warga Tak Bayar Iuran
Megapolitan

Geger, Ketua RW Keluarkan Surat Hentikan Pelayanan Pada Warga Tak Bayar Iuran

Jimmy Pasaribu
Last updated: May 6, 2026 8:33 am
Jimmy Pasaribu
2 months ago
Share
SHARE

Jakarta – Oknum Pengurus RW 06 Kelurahan Sukapura, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara dituding bertindak arogan dan sewenang-wenang.

Arogansi dan kesewenangan bermula dengan menaikkan iuran warga yang awalnya Rp 55 ribu per KK menjadi Rp 75 ribu per KK pada Desember 2025.

Pada tanggal 16 April Oknum Pengurus RW mengeluarkan surat permintaan penyelesaian pembayaran iuaran kepada RT yang belum melakukan pembayaran dengan ancaman akan menghentikan pelayanan administrasi dan pengangkutan sampah kepada warga.

Puncaknya pada tanggal 26 April Oknum Pengurus RW mengeluarkan surat penghentian layanan pengangkutan sampah dan layanan administrasi kepada warga yang belum menyetorkan pembayaran iuran. Surat tersebut ditembuskan kepada Lurah Sukapura.

Ketua RW 06 Sukapura, Endang Purwanti yang dikonfirmasi terkait adanya surat penghentian pelayanan kepada warga ini melalui whatsapp tidak memberikan tanggapan.

Sementara Lurah Sukapura, Mursani yang dikonfirmasi mengatakan pihaknya sudah melakukan pembahasan terkait masalah ini.

“Sudah kami bicarakan akan hal tersebut untuk diadakan pertemuan. Termasuk membahas masalah surat penghentian layanan tersebut,” ujarnya melalui whatsapp Selasa 5 Mei 2026.

Ketua Persatuan Wartawan Online Dwipantara (PWOD) Jakarta Utara mengkritisi adanya surat yang dikeluarkan oknum pengurus RW 06 Kelurahan Sukapura tersebut.

Pasalnya, apapun yang tetjadi, baik pengurus RT dan RW sejatinya mengutamakan pelayanan terhadap warga bukan menghentikan. Menurutnya hal ini menjadi sangat aneh dan tidak bisa dibiarkan.

“Apalagi motifnya iuran. Warga ada yang mampu tetapi ada juga tidak mampu. Keadaan ekonomi saat ini sulit jangan kemudian dalih kesepakatan bersama kemudian dijadikan alasan,” ujar Opung sapaan akrab Chaerul.

Dia mendesak Lurah Sukapura segera bertindak tegas atas hal ini. Sebab, ini dapat menimbulkan konflik di masyarakat karena merasa hak nya tidak diberikan.

“RT dan RW itu pilhan warga, harusnya melayani warga sebaik-baiknya. Bukan malah dengan ancam-mengancam tidak memberikan pelayanan,” tegasnya.

You Might Also Like

Memasak Kepala Babi di Bulan Ramadhan
Gelar Aksi Nyata, DPN BAKRI Sosialisasi Layanan Kesehatan Dan Sosial Kemasyarakatan
Temukan P3MI di Bekasi Tak Layak, Menteri Karding Naik Pitam : Kita Ngurus Manusia Bukan Hewan!
Satpol PP Tertibkan Pedagang Kaki Lima di Depan RPTRA Udara Segara, Batu Ampar, Kramat Jati
Hut RI Ke- 80, Hotel 1O1 URBAN Jakarta Thamrin Gelar Festival Betawi Rasa Merdeka 2025
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Pelayanan Satpas SIM Kalimalang Polres Metro Bekasi Diapresiasi Masyarakat, Mudah, Cepat dan Ramah
Next Article KP2MI dan RSUD Dokter Soedarso Tanda Tangani PKS Pelayanan Kesehatan bagi PMI
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

about us

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet.

Find Us on Socials

© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Join Us!
Subscribe to our newsletter and never miss our latest news, podcasts etc..
[mc4wp_form]
Zero spam, Unsubscribe at any time.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?