By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
KLIK7TVKLIK7TVKLIK7TV
Reading: UNPRI Jadi PTS Pertama Buka Program Spesialis Penyakit Dalam di Indonesia
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
KLIK7TVKLIK7TV
Font ResizerAa
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
KLIK7TV > Blog > Kesehatan > UNPRI Jadi PTS Pertama Buka Program Spesialis Penyakit Dalam di Indonesia
Kesehatan

UNPRI Jadi PTS Pertama Buka Program Spesialis Penyakit Dalam di Indonesia

admin
Last updated: October 9, 2025 6:29 pm
admin
9 months ago
Share
SHARE

MEDAN, KLIK7TV.CO.ID – Universitas Prima Indonesia (UNPRI) menerima kunjungan kerja resmi dari Komite Ilmu Penyakit Dalam (KIPD), Kolegium Ilmu Penyakit Dalam, dan Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI). Kegiatan berlangsung pada Jumat, 3 Oktober 2025 di Ruang Rapat Utama Lantai 10 Kampus UNPRI, Jalan Sampul No. 3 Medan Petisah, Kota Medan.

Kunjungan tiga lembaga tersebut untuk menilai kesiapan UNPRI dalam penyelenggaraan Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Penyakit Dalam, serta memberikan masukan dan bimbingan akademik agar proses pendidikan berjalan sesuai standar mutu nasional dan internasional.

Tim KIPD, PAPDI, dan Kolegium yang mengunjungi UNPRI terdiri dari Ketua KIPD Dr. dr. Rudy Hidayat, Sp.PD, K-R, FINASIM, FACR, Ketua Kolegium Dr. dr. IGP Suka Aryana, Sp.PD, K-Ger, FINASIM, Ketua PP PAPDI Dr. dr. Eka Ginanjar, Sp.PD, K-KV, S.H., MARS, FINASIM, Sekretaris Jenderal PP PAPDI Dr. Nadia Ayu Mulansari, Sp.PD, K-H, Onk.M, FINASIM, Ketua Bidang Pengembangan Spesialis KIPD Prof. Dr. dr. Dyah Purnamasari, Sp.PD, K-EMD, FINASIM, Anggota Bidang Mutu dan Akreditasi Kolegium dr. Robert Sinto, Sp.PD, K-PTI, Dphil, FINASIM, FHEA, dan Sekretariat Kanu Eltantrie, SKM.

Tim KIPD, PAPDI, dan Kolegium diterima langsung Rektor UNPRI Prof. Dr. Chrismis Novalinda Ginting, M.Kes., AIFO-K, Dekan Fakultas Kedokteran, Kedokteran Gigi, dan Ilmu Kesehatan (FKKGIK) Prof. Dr. dr. H. Gusbakti Rusip, M.Sc., Sp.KKLP(K), Ketua Program Studi Spesialis Penyakit Dalam Dr. dr. O.K. Yulizal, Sp.PD-KGEH, dan Direktur RSU Royal Prima Medan Dr. dr. Wienaldi, MKM, FISQUA. Juga adir jajaran pimpinan universitas, wakil rektor, wakil dekan, ketua program studi, dan dosen FKKGIK UNPRI.

Kunjungan ini merupakan bagian dari evaluasi dan dukungan terhadap pendirian Program PPDS Penyakit Dalam di UNPRI. Karenanya, tim Tim KIPD, PAPDI, dan Kolegium memberikan arahan terkait kurikulum, standar mutu, fasilitas, serta kompetensi lulusan.

Tim KIPD, PAPDI, dan Kolegium selanjutnya mengunjungi RSU Royal Prima Medan sebagai rumah sakit pendidikan utama FKKGIK UNPRI. Kegiatan ditutup dengan ramah tamah dan diskusi ilmiah ringan antara tim Kolegium dan civitas akademika UNPRI.

Dalam kesempatan itu, Rektor UNPRI Prof. Chrismis Novalinda Ginting menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas dukungan Kolegium Penyakit Dalam terhadap pembukaan PPDS di UNPRI. Rektor menegaskan UNPRI berkomitmen mendukung kebijakan Kemenkes RI melalui program ASTACITA Presiden Prabowo untuk pemerataan dokter spesialis di luar Jawa.

“UNPRI bertekad menjadi mitra strategis pemerintah dalam mencetak dokter spesialis berkualitas global,” kata rektor. Rektor juga mengapresiasi dukungan founder UNPRI, Prof. Dr. dr. I Nyoman Ehrich Lister, M.Kes., AIFM., Sp.KKLP., atas pengembangan pendidikan kedokteran di UNPRI.

Sementara itu, Ketua Kolegium Dr. dr. IGP Suka Aryana, Sp.PD, K-Ger, FINASIM mengatakan, UNPRI menjadi PTS pertama di Indonesia yang membuka Program Spesialis Penyakit Dalam (PPDS Penyakit Dalam). Dia menilai kualitas akademik, kurikulum, dan fasilitasnya setara dengan perguruan tinggi negeri.

Dia menyatakan bangga UNPRI memiliki tujuh program dokter spesialis dan enam rumah sakit pendidikan sendiri di Sumatera Utara dan Jambi serta bencana melakukan ekspansi ke Provinsi Riau (Kota Pekanbaru).

“KIPD dan PAPDI mendukung upaya FKKGIK UNPRI meraih akreditasi internasional,” tuturnya. Direktur RSU Royal Prima Medan mengatakan, kunjungan KIPD, PAPDI, dan Kolegium Penyakit Dalam ke UNPRI menjadi momentum penting dalam sejarah pendidikan kedokteran Indonesia.

“UNPRI berhasil menjadi pelopor PTS penyelenggara program spesialis penyakit dalam dengan mutu akademik setara PTN, serta mendukung transformasi kesehatan nasional dan pemerataan tenaga dokter spesialis sesuai agenda ASTACITA Presiden Prabowo,” tuturnya. (RS)

You Might Also Like

Warga Tagih Komitmen DLH Tentang Polusi RDF Plant, Jika Gagal Tutup!!
Atas Komitmen Pengawasan Obat Dan Keamanan Pangan, Bupati Humbahas Terima Penghargaan BPOM
Pramono Anung Kagum Fasilitas dan Pelayanan RSUD Cengkareng
Warga Gunungrejo Rasakan Manfaat Sanitasi Sehat Bantuan Dinas PRKP Lamongan
Bohongi Masyarakat, Dewan Penasehat PARMUSI Jakarta Utara Desak  Copot Kepala Cabang Pegadaian Tanjung Priok
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Kolinlamil Buka Wawasan Maritim Pelajar UPI Melalui Warship Taur Di KRI Teluk Calang-524
Next Article Panglima TNI Serahkan Santunan kepada Ahli Waris Prajurit Gugur Saat Rangkaian HUT ke-80 TNI
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

about us

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet.

Find Us on Socials

© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Join Us!
Subscribe to our newsletter and never miss our latest news, podcasts etc..
[mc4wp_form]
Zero spam, Unsubscribe at any time.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?