By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
KLIK7TVKLIK7TVKLIK7TV
Reading: Desa Binaanku Bukan Lagi Kampung Idiot
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
KLIK7TVKLIK7TV
Font ResizerAa
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
KLIK7TV > Blog > TNI AD > Desa Binaanku Bukan Lagi Kampung Idiot
TNI AD

Desa Binaanku Bukan Lagi Kampung Idiot

admin
Last updated: July 9, 2025 3:21 pm
admin
1 year ago
Share
SHARE

PONOROGI, KLIK7TV.CO.ID – Desa Karangpatihan di Ponorogo sempat dijuluki sebagai Kampung Idiot. Sebutan yang bermula pada tahun 2008 itu akibat lebih dari 300 warga di sana yang menderita tunagrahita atau disabilitas intelektual.

Salah satu penyebab utamanya karena lahan pertanian di Karangpatihan sebagian besar merupakan sawah tadah hujan. Karena keterbatasan air, kondisi itu berdampak buruk terhadap hasil pertanian.

Namun, perlahan kondisi itu kian membaik. Saat ini jumlah yang menderita tunagrahita di Desa Karangpatihan hanya tinggal 98 orang.

Pelan tapi pasti, kini desa itu mulai terbebas dari sebutan Kampung Idiot. Babinsa Karangpatihan, Sertu Aris Mulyono mengungkapkan, kondisi ini tidak terlepas dari semakin baiknya sektor pertanian berkat adanya dukungan dan kerja keras dari berbagai pihak.

“Selain didukung dengan berbagai bantuan seperti pembuatan sumur bor, kami sebagai Babinsa bersama Pemdes juga aktif terjun langsung dengan mendampingi para petani. Termasuk juga dalam penyediaan pupuk bersubsidi dan penyediaan bibit,” kata Aris ditemui di Desa Karangpatihan, Balong, Ponorogo, Rabu (9/7/2025).

“Alhamdulillah saat ini hasil pertanian warga di Karangpatihan semakin baik dan sejak tahun lalu sudah tidak disebut lagi sebagai Kampung Idiot,” tambahnya.

Tak hanya sektor pertanian yang semakin membaik, terbebasnya Desa Karangpatihan dari sebutan Kampung Idiot juga dipengaruhi oleh semakin majunya UMKM batik ciprat yang telah mendunia.

“Saat ini batik ciprat buatan para penyandang tunagrahita telah banyak dikirim ke berbagai daerah di Indonesia. Bahkan juga dipasarkan hingga Malaysia dan Inggris,” terangnya.

Membaiknya kedua sektor itu diakui Aris berdampak luas terhadap kesejahteraan warga Desa Karangpatihan dan berbanding lurus dengan penurunan angka penyandang tunagrahita di sana.

Peran Aris juga diakui langsung oleh Kades Karangpatihan, Eko Mulyadi. Ia menilai, Babinsa di desanya itu selalu bersinergi dan sangat aktif melakukan pendampingan dalam berbagai kegiatan.

“Peran Babinsa (Sertu Aris) luar biasa dan sangat berperan. Karena setiap pembinaan kita selalu bekerja sama dan Babinsa mendampingi kegiatan-kegiatan pemberdayaan yang ada di desa, khususnya pemberdayaan warga,” kata pria yang menjabat Kades Karangpatihan sejak tahun 2013 itu.

Lebih dari itu, pihaknya juga senantiasa melibatkan Babinsa dalam setiap program desa maupun berbagai kegiatan lainnya. Bahkan hal ini dilakukan sejak tahap perencanaan.

Eko mengungkapkan, Pemdes yang dipimpinnya saat ini juga fokus melakukan pemberdayaan-pemberdayaan. Salah satunya adalah kepercayaan ekonomi dengan memberikan pelatihan sekaligus juga modal usaha agar para penyandang tunagrahita bisa melakukan kegiatan usaha seperti peternakan ayam, peternakan kambing, kerajinan keset, dan batik ciprat yang menjadi salah satu produk unggulan.

Terlepas dari itu, pihaknya juga melakukan pembinaan kecakapan hidup untuk membina mereka agar dapat melakukan kegiatan sehari-hari. Mulai dari menjaga kebersihan, memasak, hingga merawat anak.

You Might Also Like

Satgas Pos Fohuk Perbaiki Tanggul Jalan Trans Log di Desa Loonuna
Babinsa Koramil 1714-01/Mulia Mendukung Program Nasional, Percepatan Pembangunan KDKMP
Force Commander MONUSCO Tinjau Kesiapan Operasional Satgas INDORDB XXXIX-G di Republik Demokratik Kongo
Pekan Olahraga Denpal Divif 1 Kostrad Ditutup, Kipal 2 Raih Juara Umum
Tamarunang Berbakti, Yonarmed 6 Kostrad Gelar Bakti Sosial di Panti Asuhan Al-Khaerat
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Karya Warga Binaan Cipinang Hiasi Borobudur, Dirjen Bimas Buddha Kemenag: Ini Bukti Harapan Masih Menyala
Next Article KP2MI dan Kementerian Ketenagakerjaan Qatar Bahas Potensi Penempatan Pekerja Migran Terampil ke Qatar
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

about us

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet.

Find Us on Socials

© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Join Us!
Subscribe to our newsletter and never miss our latest news, podcasts etc..
[mc4wp_form]
Zero spam, Unsubscribe at any time.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?