By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
KLIK7TVKLIK7TVKLIK7TV
Reading: Babinsa dan Warga Seko Tandu Jenazah Pensiunan Guru Sejauh 30 Kilometer
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
KLIK7TVKLIK7TV
Font ResizerAa
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
KLIK7TV > Blog > Headnews > Babinsa dan Warga Seko Tandu Jenazah Pensiunan Guru Sejauh 30 Kilometer
Headnews

Babinsa dan Warga Seko Tandu Jenazah Pensiunan Guru Sejauh 30 Kilometer

admin
Last updated: May 21, 2025 6:20 pm
admin
1 year ago
Share
SHARE

LUWU UTARA, KLIK7TV.CO.ID – Di tengah medan berat dan akses jalan yang terbatas, seorang prajurit TNI AD bersama warga menunjukkan makna sejati dari pengabdian dan kemanusiaan. Babinsa Koramil Seko Kodim 1403/Palopo, Serda Rahmat Saman, bersama warga setempat, menandu jenazah Matius, seorang pensiunan guru, dalam peti sejauh 30 kilometer, demi mengantarkannya ke tempat peristirahatan terakhir di kampung halamannya, Senin (19/5/2025).

Perjalanan penuh perjuangan itu dilakukan dengan berjalan kaki melewati jalur rusak dan berlumpur yang selama bertahun-tahun tak tersentuh perbaikan. Meski menghadapi medan berat, semangat gotong royong tak pernah surut.

“Warga dan kerabat berjalan kaki sekira 30 kilometer menuju rumah duka melewati jalan rusak, karena bertahun-tahun tidak mendapat perbaikan,” ungkap Serda Rahmat.

Matius sendiri dikenal sebagai sosok yang berjasa di tengah masyarakat. Ia adalah pensiunan guru sekolah dasar di Desa Padang Balua, Kecamatan Seko, Luwu Utara, sekaligus juga tokoh masyarakat yang dihormati. Ia wafat pada Sabtu (17/5/2025) malam di RSUD Wahidin Sudirohusodo Makassar, setelah menjalani operasi pengangkatan tumor di bagian paha.

Pada Minggu (18/5/2025) pagi, jenazah diberangkatkan dari Makassar menuju Palopo dan sempat disemayamkan di rumah keluarga. Perjalanan kemudian dilanjutkan ke Masamba, Luwu Utara, hingga tiba di Dusun Palandong, Desa Embona Tana, pintu gerbang menuju wilayah terpencil Kecamatan Seko.

“Setelah menempuh perjalanan darat hingga ke wilayah Dusun Palandong, jenazah kemudian dibawa secara estafet oleh warga,” jelas Serda Rahmat.

Kondisi medan yang ekstrem menjadi tantangan tersendiri. Jalan berlumpur dan penuh lubang membuat kendaraan tak bisa melintas. Namun, di balik keterbatasan itu, terpantul ketulusan, kerja sama, dan kekuatan solidaritas antara TNI dan masyarakat.

Pengabdian Babinsa di pelosok seperti inilah yang merefleksikan jati diri TNI AD, yaitu menjadi garda terdepan dalam membantu rakyat, tidak hanya dalam tugas militer, tetapi juga dalam aksi kemanusiaan.@Red

You Might Also Like

Team INKAI merebut 7 Emas di Kejuaraan Dunia SEAKF Vietnam 2026
Semangat Baru di Tahun 2025, Komandan Lanal Bandung Pimpin Apel Khusus
TNI–Polri Gelar Patroli Gabungan Perketat Keamanan Puncak Jaya
Gagalkan Penyelundupan 1,2 Ton Timah Ilegal, Satlap Tri Cakti bersama Tim Intelrem 045/Gaya Amankan 3 Terduga Pelaku di Pelabuhan Tanjung Kalian
Satsiber TNI Gelar Latihan Siber 2025: Perkuat Pertahanan Digital Nasional
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Satgas TMMD Ke-124 Kodim 1710/Mimika Terima Kunjungan Tim Wasev
Next Article Kasal, Lakukan Hal Yang Bermanfaat Meskipun Itu Hanya Kecil
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

about us

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet.

Find Us on Socials

© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Join Us!
Subscribe to our newsletter and never miss our latest news, podcasts etc..
[mc4wp_form]
Zero spam, Unsubscribe at any time.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?