TNI AD

Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 10 Kostrad Gagalkan Upaya Penyelundupan 21 Kg Sabu

JAKARTA,KLIK7TV.CO.ID – Satgas Pamtas RI-MLY sektor Timur Yonarmed 10/Bradjamusti Divif 1 Kostrad menggagalkan upaya oknum penyelundup memasukan narkotika jenis Sabu seberat 21 Kg dari negara tetangga Malaysia ke Indonesia melalui jalur perbatasan di Kecamatan Puring Kencana, Kabupaten Kapuas Hulu Provinsi Kalimantan Barat. Senin (30/10/2023).

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 10 Kostrad Mayor Arm Ady Kurniawan, M.Han dalam rilis tertulisnya. Selasa (31/10/2023).

Dijelaskan Dansatgas, sabu seberat 21 Kilogram yang dikemas dalam paket Teh Guanyinwang tersebut berhasil diamankan oleh personel Satgas Pamtas pada hari Senin kemaren (30/10) dari seorang pria WNA asal Malaysia inisial DS (38) saat melintas di Pos Dalduk Sei Mawang.

Enam orang personel Pos Sei Mawang beserta tiga orang personel dari Koramil Puring Kencana yang saat tersebut sedang berada di Pos Dalduk pada saat proses ambush dan patroli melihat orang melintas menggunakan sepeda motor dengan Nopol QKN 3509 . Kemudian dihentikan, saat diperiksa identitas dan barang bawaan didapati barang haram tersebut.

“Saat ini pelaku beserta barang bukti sedang dalam perjalanan dengan dikawal oleh personel Satgas dan Anggota Koramil menuju ke Pontianak. Selanjutnya akan diserahkan kepada pihak BNNP Kalimantan Barat untuk dilakukan proses hukum,” terang Dansatgas

“Kami Satgas Yonarmed 10/ Bradjamusti berkomitmen berperang terhadap penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkotika. Komitmen kami sebagai prajurit TNI dalam upaya pemberantasan Narkoba ini juga sekaligus upaya kita untuk melindungi masyarakat khususnya generasi muda dari penyalahgunaan Narkotika,” tutup Dansatgas.

Komandan Korem 121/Abw Brigjen TNI Luqman Arief, S.I.P selaku Dankolakops Rem 121/Abw sangat mengapresiasi keberhasilan Satgas Yonarmed 10/Bradjamusti dalam penggagalan upaya penyelundupan sabu tersebut.

Dalam mengantisipasi upaya penyelundupan barang ilegal, terutama narkotika dari Malaysia masuk ke Indonesia, Brigjen TNI Luqman Arief menyampaikan akan terus bersinergi dan berkolaborasi dengan instansi terkait guna memperketat penjagaan di wilayah perbatasan RI-Malaysia. (Penkostrad)

Related Posts