By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
KLIK7TVKLIK7TVKLIK7TV
Reading: Anak 6 Tahun Korban Aksi Kebrutalan OPM di Kabupaten Puncak Dievakuasi Petugas dan Medis
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
KLIK7TVKLIK7TV
Font ResizerAa
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
KLIK7TV > Blog > Daerah > Anak 6 Tahun Korban Aksi Kebrutalan OPM di Kabupaten Puncak Dievakuasi Petugas dan Medis
Daerah

Anak 6 Tahun Korban Aksi Kebrutalan OPM di Kabupaten Puncak Dievakuasi Petugas dan Medis

admin
Last updated: April 19, 2026 11:28 pm
admin
4 months ago
Share
SHARE

PUNCAK JAYA, KLIK7YV.CO.ID – Aparat keamanan bersama tenaga medis menevakuasi anak berusia 6 tahun, warga asal Distrik Sinak, Kabupaten Puncak, Provinsi Papua Tengah. Evakuasi anak perempuan yang menjadi korban dari aksi kekerasan kelompok bersenjata dilakukan pada Sabtu, 18 April 2026, pukul 11.28 hingga 11.50 WIT di Bandara Mulia, Distrik Muara, Kabupaten Puncak Jaya, menggunakan pesawat Smart Aviation PK-SNA dengan tujuan Bandara Douw Aturure, Nabire.

Korban diketahui bernama Onte Walia. Korban mengalami luka pada siku tangan kanan akibat insiden kekerasan yang terjadi beberapa hari lalu. Dalam proses evakuasi, korban didampingi oleh ibunya, Irene Kogoya, serta tenaga medis Rosalia dari RSUD Mulia.

Korban direncanakan menjalani perawatan lanjutan di RSUD Nabire guna mendapatkan penanganan medis yang lebih optimal. Secara analisis, kejadian ini menunjukkan adanya potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Puncak Jaya apabila tidak segera ditangani secara cepat dan tepat oleh aparat terkait

Insiden yang memilukan ini merupakan dampak dari aksi pembakaran honai (rumah adat) dan penembakan secara membabi buta oleh kelompok Organisasi Papua Merdeka (OPM) Kodam III/Sinak yang dipimpin Lekagak Telenggen. Peristiwa tersebut terjadi pada 14 April 2026 di Kampung Muara, Distrik Pogoma, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, yang menimbulkan korban dari kalangan masyarakat sipil.

Sebagai langkah antisipasi, aparat keamanan telah meningkatkan kesiapsiagaan dan melakukan pemantauan situasi wilayah secara intensif. Selain itu, direkomendasikan agar pemerintah daerah bersama TNI-Polri berkoordinasi dengan tokoh agama dan tokoh adat untuk meredam emosi masyarakat, serta meningkatkan kewaspadaan dan deteksi dini terhadap potensi ancaman dari kelompok OPM maupun simpatisannya. (*)

You Might Also Like

Wujudkan Keterbukaan Informasi Publik, Diskominfo Tapanuli Tengah Ikuti Monev Di Komisi Informasi Provinsi Sumatera Utara
Komunitas Peduli Literasi Sumatera Utara Berbagi Buku untuk Korban Bencana di Tukka, Wujud Nyata Kebangkitan Melalui Literasi.
Bupati Humbahas Pimpin Upacara Penyambutan Prajurit Yonif TP 955/Hoda Sihapaspili
Siap Sambut Mudik Lebaran, PLN UID Sumut Tamba SPKLUBAIK
Operasional 5 SPPG di Humbang Hasundutan Dihentikan Sementara
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article TNI AL Gagalkan Penyeludupan Benih Bening Lobster Legal Senilai 2,5 MIlliar RP2,5
Next Article Sosialisasi dan Pemahaman Tentang Bencana Alam Kepada Anak Didik SMPN 15 Medan
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

about us

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet.

Find Us on Socials

© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Join Us!
Subscribe to our newsletter and never miss our latest news, podcasts etc..
[mc4wp_form]
Zero spam, Unsubscribe at any time.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?