By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
KLIK7TVKLIK7TVKLIK7TV
Reading: Melalui Video Call, Menteri P2MI Apresiasi Heroik Pekerja Migran Sugianto di Korea Selatan
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
KLIK7TVKLIK7TV
Font ResizerAa
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
KLIK7TV > Blog > Ekonomi > Melalui Video Call, Menteri P2MI Apresiasi Heroik Pekerja Migran Sugianto di Korea Selatan
EkonomiHeadnews

Melalui Video Call, Menteri P2MI Apresiasi Heroik Pekerja Migran Sugianto di Korea Selatan

Arman Naker
Last updated: January 6, 2026 1:52 pm
Arman Naker
7 months ago
Share
SHARE

JAKARTA, KLIK7TV.CO.ID – Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin menggelar Video Call penuh kehangatan dengan Pekerja Migran Indonesia (PMI) Sugianto yang berada di Korea Selatan serta istrinya, (Indah 30 tahun), di Indramayu, Jawa Barat.

Pertemuan virtual ini menjadi momen apresiasi Kementerian P2MI atas aksi kemanusiaan Sugianto yang menyelamatkan tujuh lansia dari kebakaran hutan dahsyat di Yeongdeok, Gyeongsang Utara, pada Maret 2025 lalu.

Dalam video call tersebut, Menteri Mukhtarudin menyampaikan rasa terima kasih mendalam.

“Terima kasih banyak, Ibu, juga Bapak Sugianto tetap ingat anak dan istri di tanah air. Doa dari istri selalu menyertai agar Bapak bekerja selamat dan sehat,” ucap Menteri Mukhtarudin di Jakarta, Selasa (6/12/2025).

Obrolan berlanjut hangat tentang kehidupan keluarga. Indah mengaku tinggal berdua dengan anak di Indramayu, tanpa orang tua.

“Alhamdulillah sudah punya rumah sendiri,” katanya bangga.

Menteri Mukhtarudin pun menawarkan informasi program pemerintah, seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR) subsidi untuk perumahan. “Kalau ada rezeki lebih, bisa disisihkan untuk program kredit perumahan dari pemerintah,” sarannya.

Sebagai bentuk apresiasi, Menteri berjanji memberikan tabungan pendidikan untuk anak Sugianto yang berada di Indramayu. “Nanti Kepala Balai BP3MI Jawa Barat akan koordinasi langsung dengan Ibu,” kata Menteri Muktarudin.

Menteri juga membahas perusahaan tempat Sugianto bekerja, menawarkan presentasi dan koordinasi untuk penempatan pekerja Migran lebih lanjut. “Hubungan Indonesia-Korea Selatan sangat baik, jadi hal seperti ini tidak masalah,” tegas Mukhtarudin.

Kemudian, Sugianto menyampaikan permohonan langsung kepada Menteri P2MI agar memfasilitasi pimpinan perusahaan untuk dibantu dalam pembuatan visa kunjungan ke Indonesia, guna untuk melihat perkembangan sektor fishing setiap tahun.

Menteri Mukhtarudin langsung merespons positif. “Nanti Kementerian P2MI fasilitasi koordinasi, bila perlu kita buat study banding agar bisa saling berbagi pengalaman di sektor perikanan,” respon MenterI P2MI Mukhtarudin.

Selain itu, Sugianto juga berpesan kepada CPMI agar bekerja secara prosedural dengan kontrak kerja yang jelas.

“Dan khusus sektor fishing agar mempersiapkan mental dan tidak mudah menyerah dengan kondisi pekerjaan yang nanti akan dihadapi, jangan kabur sebelum selesai kontrak,” beber Sugianto.

Menteri Mukhtarudin kembali mengingatkan pentingnya keberangkatan Pekerja Migran secara prosedural melalui SISKOP2MI untuk perlindungan optimal.

Menurut Menteri Mukhtarudin yang menjadi kendala adalah jika pekerja migran berangkat secara non-prosedural.

“Kami tidak tahu posisinya di mana, bekerja apa, dan dengan siapa. Biasanya baru diketahui setelah terjadi masalah,” imbuh Mukhtarudin.

Sekarang, lanjut Mukhtarudin, marak modus menggunakan surat pernyataan, seperti pernyataan orang tua atau wali yang menyatakan tidak akan menuntut apa pun jika terjadi sesuatu.

“Perlu kami tegaskan, praktik seperti itu adalah ilegal dan merupakan bagian dari sindikat penempatan non-prosedural. Jika menemukan hal-hal seperti itu, mohon segera dilaporkan kepada kami. Tolong bantu kami untuk mencegah praktik-praktik ilegal tersebut,” beber Muktarudin.

Ke depan, Menteri Mukhtarudin menegaskan bahwa Kementerian P2MI akan terus melakukan pendampingan melalui program Desa Migran Emas.

“Desa Migran Emas akan menjadi pusat sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat tentang bagaimana menjadi Pekerja Migran Indonesia yang aman dan prosedural, sehingga negara dapat hadir secara optimal dalam memberikan perlindungan,” pungkas Menteri P2MI Mukhtarudin.

Apresiasi Tertinggi dari Pemerintah Indonesia

Pemerintah Indonesia menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Sugianto atas aksinya yang menempatkan keselamatan sesama di atas segalanya. Sikap gotong royong dan empati ini mencerminkan nilai luhur bangsa Indonesia, tanpa memandang batas negara.

Kisah Sugianto menjadi inspirasi bagi seluruh Pekerja Migran dan CPMI untuk bekerja profesional, menjunjung kemanusiaan, dan menjadi teladan di negara penempatan.

Pemerintah menegaskan komitmen memperkuat pelindungan Pekerja Migran termasuk martabat, keselamatan, dan penghargaan atas kontribusi mereka.

Peristiwa ini juga memperkuat diplomasi kemanusiaan Indonesia, menunjukkan pekerja Migran bukan hanya tenaga kerja, tapi pembawa nilai etika dan kehormatan bangsa di dunia internasional.

Pengakuan dari Presiden Korea Selatan

Puncak penghargaan datang pada 2 Januari 2026, ketika Presiden Korea Selatan Lee Jae-myung secara langsung menganugerahi Sugianto penghargaan tertinggi atas nilai kemanusiaannya. Ini menjadi pengakuan internasional atas dedikasi Pekerja Migran Indonesia.

Sugianto kini menjadi representasi nyata Pekerja Migran sebagai duta bangsa, bekerja prosedural, berintegritas, dan membawa nilai universal kemanusiaan. (Red)

You Might Also Like

Doa Bersama Warnai Pembukaan Latihan Cakra C Kosek I Medan di Lanud Sultan Iskandar Muda
Denma Kostrad Gelar Pengecekan Administrasi Kendaraan untuk Personel Militer dan PNS
Panglima TNI Tinjau Yonif TP 940/Jaya Nagara di Subang, Jawa Barat
TNI Dukung Percepatan Pemulihan Pascabencana di Sumbar, Sumut, dan Aceh
Panglima TNI Dampingi Presiden RI Hadiri Harlah ke-102 Nahdlatul Ulama
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article HAB ke-80 di Humbang Hasundutan: Dari Lapangan Matiti, Doa dan Kerukunan Dipanjatkan untuk Indonesia yang Damai
Next Article Menjangkau Pelosok Aceh Tamiang, Helikopter Tni Al Distribusikan Logistik Dan Perlengkapan Ibadah
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

about us

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet.

Find Us on Socials

© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Join Us!
Subscribe to our newsletter and never miss our latest news, podcasts etc..
[mc4wp_form]
Zero spam, Unsubscribe at any time.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?