Home / Pendidikan / Rektor USU Minta Mahasiswi Yang Merasa “Dilecehkan” Buat Laporan

Rektor USU Minta Mahasiswi Yang Merasa “Dilecehkan” Buat Laporan

MEDAN, KLIK7TV.CO.ID – !Rektor USU Prof Runtung Sitepu SH mengatakan, si mahasiswi Fisip yang merasa dilecehkan oleh dosennya, supaya membuat laporan tertulis ke rektor. “Saya tidak akan melindungi dosen bila benar melakukan pelecehan atau perbuatan asusila. Tidak akan saya biarkan, namun si mahasiswi harus buat laporan tertulis ke saya, kata rektor menjawab wartawan di USU, Selasa (11/6).

Namun, kata rektor, mungkin ada orang merasa lebih penting pemberitaan dari pada penyelesaian. Kan malu, masalah itu dibaca orang tua si mahasiswi dan orang banyak, kata Runtung terkait dengan pemberitaan adanya mahasiswi Fisip merasa dilecehkan dosen saat hendak melakukan penelitian.

Secara terpisah, Woman’s March Medan yang konsern menyoroti kasus kekerasan seksual yang menimpa salah seorang mahasiswa USU dengan diduga pelaku HS dosen Departemen Sosiologi Fisip USU.

“Peristiwa pelecehan seksual itu terjadi pada 3 Februari 2018 terhadap korban berinisial “D”,” kata Koordinator Woman’s March Medan, Lely Zailani di Medan Selasa (11/6).

Lely mengatakan, kekerasan seksual terhadap korban digolongkan ‘kasus relative ringan’ dan hanya ditanggapi oleh dekan dengan teguran berupa peringatan tertulis, sehingga pelaku masih aktif mengajar sampai saat ini. Bahkan ada indikasi pelaku sedang mengupayakan damai dengan korban dan keluarga korban.

Untuk itu, Women’s March Medan menyampaikan harapan berikut : mendesak agar Rektor USU segera membentuk tim pencari fakta independen, dan sementara itu segera menon-aktifkan HS, dosen terindikasi pelaku.

Kemudian, mengimbau agar Fisip USU memastikan jaminan keamanan “D” sebagai survivor, dilindungi kerahasiaan identitasnya, dan jaminan tidak ada tekanan dalam menyelesaikan skripsinya.

Menurut Lely, “D” bukanlah satu-satunya korban, “D” hanya puncak gunung es yang terlihat dalam praktek kekerasan seksual dalam relasi kuasa yang timpang ini.Ada korban lain, tetapi mereka memilih untuk diam.

Peristiwa diduga terjadi, ketika korban bersama pelaku satu mobil untuk tujuan melakukan penelitian, dan di mobil disebut si mahasiswi merasa dilecehkan.@ GN

Check Also

SISWA SMAN 12 DEPOK KUNJUNGI KRL BOJONG GEDE

KLIK7TV.CO.ID –  Sekitar 40 orang siswa-siswi beserta guru pendamping dari SMAN 12 Depok mengunjungi Kampung …