Home / Nusantara / Para Peziarah Mengeluhkan Banyaknya Pungli di Pemakaman Sunan Gunung Jat

Para Peziarah Mengeluhkan Banyaknya Pungli di Pemakaman Sunan Gunung Jat

Gunung Jati-Cirebon, klik7tv.co.id –  hari ke-4 Idul Fitri 1440 H terlihat ratusan orang dari berbagai daerah Nusantara berdatangan untuk berziarah ke Makam Sunan Gunung Jati, keluarga dan para Santri Sunan Gunung Jati bertempat berada di Jl. Alun-alun Astana Gunung Jati No 53, Astana, Gunungjati, Cirebon, Jawa Barat, Sabtu (8/6/2019)

Dengan keagungan nama besar Sunan Gunung Jati yang juga merupakan salah satu dari Wali Songo maka para peziarah datang untuk melaksanakan ritual dan berdoa untuk mengenang kiprah dan perjuangan Sunan Gunung Jati dalam penyiran agama islam semasa hidupnya.

Namun para peziarah yang mungkin sudah sampai ribuan orang yang datang berziarah ke Makam Sunan Gunung Jati
pasti mengalami fenomena yang tidak nyaman dan para peziarah mengeluhkan banyaknya pungutan liar (pungli) di pemakaman Sunan Gunung Jati.

Luar biasa marak sekali orang-orang yang melakukan pungli, bisa dilihat dengan jarak puluhan centi meter (cm) semuanya para pungli dengan berbekal wadah baskom, ember, para pungli menyodorkan wadah tersebut dengan nada sedikit memaksa walaupun ada beberapa orang mengeluarkan kata” dari seiklasnya sampai dengan sekedarnya kepada pezirah.

Fenomena pungli tersebut bukan hanya didapati di depan pintu gapura makam saja tapi sampai puncak belakang makam Sunan Gunung Jati, luar biasanya tanpa kita meminta jasa guide, para pungli langsung dengan digap menempel kepada para peziarah sehingga dengan sendirinya mereka merasa menjadi guide dengan menceritakan seluk beluk makam dan apabila kita memberikan pertanyaan karena keingin tahuan tentang siapa saja yang dimakamkan disana?

Maka dengan keluarnya pertanyaan itulah para pezirah jadi mangsa para pungli dan mereka pun mulai menggiring opini para pezirah agar dengan ikhlas merogo kantong untuk menyerahkan uangnya sebanyak”nya sebesar 1 juta rupiah dengan dalih infak dan diperkenankan masuk berziarah langsung ke Makam Sunan Gunung Jati dan Keluarganya.

Tidak jarang pezirah dapat terpengaruh dan mau mengikuti saran dari para guide yang bertaburan di makam tersebut, namun melihat fenomena ritual zirah yang demikian tak jarang para peziarah mendapatkan perlakukan yang tidak nyaman dari pungli-pungli terbut.

Seorang peziarah dari Tangerang-Banten Ibu Irma mengatakan, “Saya melihat dan mendengar sendiri dari beberapa peziarah yang kecewa serta tidak nyaman atas ulah para pungli tersebut” ujarnya

Apabila ini terus menerus dibiarkan maka makna dari ziarah ke Makam Sunan Gunung Jati dan Keluarganya akan berdampak kurang baik terhadap kisah sejarah kebesaran pengaruh islam di Cirebon bahkan menimbulkan citra dan opini negatif bagi pemerintah khususnya dinas pariwisata Kab. Cirebon akibat ulah masyarakat sekitar makam Sunan Gunung Jati dan Keluarga.

Check Also

Antisipasi Lonjakan Harga Jelang Lebaran, Pemkab Nias Gelar Pasar Murah

NIAS, KLIK7TV.CO.ID – Antisipasi lonjakan harga sembako menjelang Hari Raya Idul Fitri, Pemerintah Kabupaten Nias menggelar …