Home / TNI AU / Museum Pusat TNI AU Digantara Mandala, Selain Menjadi Icon Wisatawan, Juga Menuju Museum Pesawat Terbesar Di Dunia  

Museum Pusat TNI AU Digantara Mandala, Selain Menjadi Icon Wisatawan, Juga Menuju Museum Pesawat Terbesar Di Dunia  

KLIK7TV.CO.ID – Bicara tentang Museum Pusat TNI AU Digantara Mandala saat ini, tentu berbeda dengan era tahun 90-an, karena berbagai upaya telah dilakukan, selain menjadi Icon para wisatawan, juga dalam rangka menuju museum pesawat terbesar di Asia bahkan Dunia.

Museum Pusat TNI Angkatan Udara Dirgantara Mandala atau yang lebih membumi dengan sebutan Museum Pesawat Terbang ini terletak di komplek Pangkalan Udara Adisutjipto Yogyakarta. Menempati areal seluas kurang lebih 15 ha.
Museum kebanggaan warga TNI Angkatan Udara ini menampilkan hampir 60-an  koleksi pesawat terbang.  Koleksi pesawat terbang yang dipamerkan merupakan bagian dari kekuatan TNI Angkatan Udara yang dulu mempunyai peran penting dalam menjaga kedaulatan dirgantara Indonesia

Berbagai koleksi yang dimiliki dipamerkan di beberapa ruangan berbeda. Seperti di ruang utama yang memamerkan lambang-lambang TNI dan berbagai tanda kehormatan militer, pahlawan nasional yang memiliki latar belakang TNI AU, beberapa foto yang pernah menjabat sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Udara ( KSAU ), dan tokoh penting penerima penghargaan Bintang Swa Bhuwana Paksa. Ruangan yang paling menarik dari Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala di Lanud Adisutjipto adalah ruang alutsista yang menjadi tempat memamerkan koleksi utama berupa pesawat, peluru kendali, radar, dan roket yang pernah digunakan oleh Angkatan Udara Indonesia sejak tahun kemerdekaan hingga tahun 1970-an.

Ruangan lainnya adalah ruang kronologi yang menunjukan sejarah perjuangan dan perkembangan sejak tahun 1945. Di ruang diorama pengunjung bisa belajar sejarah lewat visualisasi gambar yang menggambarkan beberapa kegiatan dan perkembangan dunia kedirgantaraan TNI. Ruang seragam memuat koleksi seragam yang dikenakan para TNI AU dari tahun 1945 hingga sekarang. Lambang-lambang skuadron udara dengan pesawat yang digunakan dipamerkan di ruang minat dirgantara. Ruangan terakhir adalah ruang Kotama dan ruang Kasau yang menunjukan perkembangan Sekolah Penerbang TNI Angkatan Udara.

Museum Dirgantara Mandala tidak hanya menyimpan pesawat yang pernah digunakan di alam kemerdekaan saja, namun di museum kebanggaan TNI Angkatan Udara itu, pesawat-pesawat yang pernah digunakan di masa penjajahan Jepang dan masa-masa Belanda berkeinginan kembali menjajah Indonesia. Berbagai jenis pesawat militer di era Perang Kemerdekaan Indonesia pun juga tersimpan seperti pesawat Cureng, P51 Mustang, Sikumbang, dan pesawat MIG.

Selain Museum utama tersebut juga terdapat gedung disisi timur yang diberi nama gedung R. Ahmad Imanullah. Gedung ini dinamakan Museum Engine.
Dimana mesem engine tersebut atas prakarsa Komandan Komando Pemeliharaan Material TNI Angkatan Udara (Dankoharmatau)Marsekal Muda TNI Dento Priyono.
Di gedung inilah berisi koleksi yang berjumlah sekitar 37 buah engine berbagai pesawat yang pernah mengabdikan kepada Bangsa dan Negara.


Tepatnya, 21 Maret 2019, Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Yuyu Sutisna, SE., M.M juga telah meresmikan Heritage Komlek, bertempat di Gedung Boediardjo. Koleksi tersebut berupa barang-barang bersejarah yang berhubungan dengan alat-alat Komunikasi dan elektronika yang pernah digunakan oleh TNI Angkatan Udara. Alat tersebut terdiri dari alat komunikasi, radar,dan avionik pesawat.

Kedepan Pimpinan TNI AU juga merencankana akan membangun gedung untuk menyimpan berbagai senjata yang pernah dimiliki dan digunakan oleh TNI AU atau boleh di sebut Museum Senjata. Museum atau gedung senjata ini akan mengkoleksi barang-barang sepert rudal, senjata taktis berupa pistol, laras panjang, serta Amonisi yang meliputi (peluru kendali, bahan peledak, roket, rudal, dll.),  Semua akan menambah koleksi museum Dirgantara Mandala dan melengkapi museum engine dan komlek yang telah ada.

Kepala Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala Kolonel Sus Drs. Dede Nasrudin, menyampaikan bahwa seluruh yang tersimpan di Museum Dirgantara Mandala merupakan dokumen penting yang merupakan fakta sejarah ketika para pendahulu/Senior TNI AU berkiprah dalam rangka menegakkan kedaulatan NKRI. Oleh karenanya Museum inilah merupakan sarana yang paling tepat untuk menginformasikan kepada generasi penerus agar mengetahui kiprah/pengabdian para pendahulu kita khususnya TNI Angkatan Udara”

Museum Pusat  TNI Angkatan Udara ”Dirgantara Mandala” adalah museum pesawat terbang dan Alutsista TNI AU saat ini terbesar di Asia dengan menyimpan 59 pesawat terbang yang terdiri dari pesawat tempur, angkut, dan helikopter. Koleksi yang dipamerkan merupakan bukti sejarah kejayaan indonesia di era tahun 50-an.  Dengan berbagai pengembangannya dari waktu ke waktu tidak mustahil dan sangat dimungkinkan museum yang paling ramai dikunjungi di Indonesia ini akan menjadi Museum terbesar tidak hanya Asia namun terbesar di dunia. @Red

Check Also

KOOPSAU II GELAR LATIHAN SIKATAN DAYA TAHUN 2019

KLIK7TV.CO,ID – Panglima Komando Operasi TNI Angkatan Udara II Marsda TNI Henri Alfiandi membuka kegiatan …