Home / Nusantara / KRISTIAN HALIM DAN YANTO ANGGOTA DPRD KOTA GUNUNGSITOLI DIDUGA BOHONGI WARGA.

KRISTIAN HALIM DAN YANTO ANGGOTA DPRD KOTA GUNUNGSITOLI DIDUGA BOHONGI WARGA.

GUNUNGSITOLI, klik7tv.co.id  – Masyarakat sekitar perusahaan peternakan PT.DELADA AGROMAS SAMUDERA yang sedang beroperasi di Desa olora kecamatan gunungsitoli Utara,kota gunungsitoli merasa dirugikan,ditipu, serta dibohongi oleh Direktur PT. DELADA AGROMAS SAMUDERA (kristian halim),

Sehubungan dengan surat pernyataan yang ditanda tangani langsung oleh direktur perusahaan peternakan PT.DELADA AGROMAS SAMUDERA, tertanggal 31/1/2017. Yang isinya; tidak akan mengakibatkan polusi udara,polusi air,dan polusi padat. Dan apabila di kemudian hari saya melanggar pernyataan ini, maka saya siap dilaporkan kepada pihak yang berwajib. ditanda tangani langsung oleh KRISTIAN HALIM (Direktur) bermeterai enam ribu, membenarkan kepala desa olora (syarifuddin harefa,A.Ma), mengetahui camat gunungsitoli utara (hilman polem,S.Sos) dan disaksikan langsung oleh yanto anggota DPRD kota gunungsitoli juga disaksikan oleh perwakilan tokoh masyarakat. Kini menjadi pemicu rasa kekesalan masyarakat. Dimana seluruh isi poin pernyataan dimaksud sangat bertolak belakang dengan keadaan yang sedang dialami warga masyarakat sekitar.

Masyarakat sekitar perusahaan peternakan PT.DELADA AGROMAS SAMUDERA, sangat mengharapkan perhatian serius pemerintah,DPRD Kota Gunungsitoli, dan juga pihak penegak hukum agar sesegera mungkin menertipkan perusahaan yang menurut mereka sangat merugikan, serta mengakibatkan keamanan,dan kenyamanan warga masyarakat terganggu.

Mereka menjelaskan juga bahwa beberapa hal tersebut, tela mereka sampaikan langsung kepada pemilik perusahaan pada hari selasa tanggal 4/4/2017
Yang di terima langsung oleh salah seorang anggota DPRD Kota gunungsitoli (YANTO).

YANTO Juga sempat membuat surat pernyataan pada saat itu, berjanji akan menghadirkan pihak dinas kesehatan,perindustrian,lingkungan hidup,camat gunungsitoli Utara,kepala desa sekitar perusahaan,dinas pertanian,pemilik perusahaan,dan anggota DPRD pemilihan wilayah. Untuk bertemu dengan warga masyarakat sekitar, Selambat lambatnya satu minggu setelah surat pernyataan di terbitkan.
Namun hingga detik ini saudara yanto belum menepati hanjinya, kami menduga pernyataan yang dibuat saudara yanto kepada kami adalah LI BAWA’O’AFU lawao bali khoda (bohong). Ungkap warga.

Saat di konfirmasi, warga sekitar perusahaan peternakan PT. DELADA AGROMAS SAMUDERA, Sabtu 13/5 menuturkan bahwa, mereka sangat terganggu, merasa tidak nyaman di dalam rumah, terutama pada saatnya makan, juga dalam melakukan aktifitas, menunaikan ibadah,dan terlebih lebih kesehatan anak mereka mulai terganggu/terancam.

Di tempat yang sama Salah seorang siswa SMPN OLORA
Yang cukup dekat jarak dengan perusahaan peternakan (sekitar 150m), yang tak mau disebut namanya, Menyampaikan bahwa, di sekolah mereka juga mengalami hal yang sama. Sejak ada ayam di perusahaan peternakan PT.DELADA AGROMAS SAMUDERA sana lalat di sekolah kami semakin banyak pak, terkadang kami gak fokus belajar. Apalagi kalau anginya dari arah SIARAWI mengarah ke olora ini, bau kotoran semua terarah di sekolah kami pak.tuturnya@ soni

About admin

Check Also

BUPATI NIAS SAMBUT BAIK, PLN MEMBERIKAN KETERBUKAAN INFORMASI PUBLIK

Nias, Klik7tv.co.id –    Bupati nias Drs. Sokhiatulo Laoli, MM menyambbut baik Upaya PT. PLN Area Nias …

%d blogger menyukai ini: