Home / Megapolitan / KAKANWIL KEMENAG PROVINSI DKI PERINTAHKAN HUMAS  STOP BERITA KASUS KORUPSI

KAKANWIL KEMENAG PROVINSI DKI PERINTAHKAN HUMAS  STOP BERITA KASUS KORUPSI

JAKARTA, KLIK7TV.CO.ID – Terkait pemberitaan Oline Klik7tv.co.id beberapa hari lalu, Tentang Dugaan Kasus Biaya Nikah Sebanyak Enam Puluh Pasang Calon Pengantin Senilai Tiga Puluh Sembilan Juta Rupiah ( 39.000.000) di KUA Kecamatan  Matraman, Jakarta Timur,  Kakanwil Kemenag Provinsi DKI Jakarta Saeful Mujab memerintahkan humas Menyetop berita tersebut.

Hal ini dikatakan humas Kakanwil Kemenag Provinsi DKI Jakarta kepada  Oline Klik7tv.co.id pada tangal 10 april 2019 yang lalu

“ Kami selaku Humas kanwil kemenag povinsi DKI Jakarta,Afan mengatakan Berita kasus Korupsi biaya Nikah sebanyak 60 pasang senilai Rp39 juta itu kami minta di Stop .” Kata Afan  pada wartawan KLIK7TV.CO.ID

Sementara itu, kasubag TU.kemenag kota jakarta Timur,H.Marasakil Daulai, juga menghubungi Wartawan KLIK 7TV.CO.IDmengatakan”Berita yang ditulis itu,Tidak benar,karena kepala KUA  kecamatan Matraman Drs.Yuslani tersebut sudah jelas dicopot dari labatannya sebagai kepala KUA kecamatan Matraman .

“ Sekarang sudah diturunkan jabatannya serta di hukum secara Administrasi atas kebijakan kakanwil kemenag provinsi DKI Jakarta, karena Uang yang dikorupsi oleh Drs.H.Yuslani sudah dikembalikan,” menurut Marasakil Daulai

Ia menambahkan,  berita kasus tersebut yang ditulis oleh KLIK7TV.CO.ID   sudah dilaporkan Polisi,  serta meminta alamat redaksi, Untuk disomasi,” Tegas Kasubag TU Kemenag kota jakarta Timur,H.Marasakil Daulai

Namun sampai saat ini pantauan dilapangan KLIK7TV.CO.ID sipelaku yang di duga mengkorupsi senila 39 juta “ Masih menjabat sebagai Penghulu di KUA Kecamatan Duren Sawit Jakarta Timur “  berarti SK Mentri Agama RI hanya sebagai Pormalitas saja sebab pelaku korupsi hukumanya harus di pidanakan bukan secara Adminastrasi.@BBL

Check Also

Diduga Melakukan Penipuan, Seorang Notaris Dilaporkan ke Polda Metro Jaya

JAKARTA, KLIK7TV.CO.ID – Seorang oknum notaris berinisial FXA dilaporkan seorang warga Mangga Besar bernama Janto …