Home / Budaya / HUT ke-42 Museum Bahari, Mulai Direstorasi, Disuguhkan Teater 12 Babak.

HUT ke-42 Museum Bahari, Mulai Direstorasi, Disuguhkan Teater 12 Babak.

Jakarta, Klik7TV.co.id.- Museum Bahari di Jl Pasar Ikan no.1, Penjaringan, Jakarta Utara, Minggu 7 Juli 2019 berulangtahun yang ke 42 dengan menyuguhkan pameran temporer dan teater 12 babak. Acara tersebut dibuka Sekretaris Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) DKI Jakarta, Asiantoro yang mengisyaratkan museum tersebut Senin (8/7/2019) mulai direstorasi bagian yang rusak dan hangus akibat kebakaran hebat 16 Januari 2018 silam.


Eko Hartoyo Kasatlak Koleksi dan Perawatan Museum Kebaharian selaku PLH Kepala Unit Pengelola Museum Kebaharian Jakarta Senin (8/7/2019) mengatakan hal itu. “Hari ini pekerjaan restorasi sudah dimulai,” kata Eko Hartoyo.

Kepala UP Museum Kebaharian Jakarta Drs Husnison Nizar yang sedang cuti ketika dihubungi mengakui mulainya restorasi museumnya.

“Benar hari ini dimulai. Diharapkan Desember mendatang sudah selesai. Dananya dari APBD DKI tahun 2019 sebesar Rp 45 miliar, kata Husnison.

Namun diyakinkan museum tetap buka untuk pengunjung karena tak mengganggu pekerjaan restorasi tersebut.

Dalam sambutannya kemarin Sekdisparbud DKI Asiantoro mengharapkan agar Museum ini makin disukai masyarakat luas.”Museum Bahari ini merupakan bangunan kuno yang sudah sangat dikenal di Nuasantara bahkan dunia. Makanya ketika museum ini terbakar, bukan hanya pencinta museum di Indonesia saja yang bersedih, pecinta museum duniapun menangis,” kata Asiantoro.

Dia mengungkapkan bahwa dia datang ke Museum Bahari bersama rombongan Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) Jakarta Timur dan komunitas HD lain. “Ada 20 orang dengan motor HDnya masing masing.

Kami ajak para biker itu agar mencintai museum,” tambahnya. Dari Museum Bahari bersama rombongan HD Clubnya bergemuruh suaranya menuju Museum Seni Rupa dan Keramik di Kota Jakarta.

“Ya kemarin Pak Asiantoro dan rombongan HDnya mampir ke sini.” kata Hari Prabowo, Kasatpel museum seni tersebut.

Sementara Eko Hartoyo melaporkan pameran temporer HUT ke 42 Museum Bahari ini bertajuk Gudang Megah Lumbung Kekayaan VOC yang berlangsung tanggal 7 – 31 Juli 2019

“Pameran ini bercerita tentang gudang rempah rempah VOC dan yang lain di dunia yang selalu berhubungan dagang dengan gudang VOC di Batavia. Juga sejarah gedung Museum Bahari dari gudang rempah 1652, 1719, 1773 sampai jaman kemerdekaan menjadi Kantor Polsek Penjaringan sampai jadi Museum Bahari hingga terjadi kebakaran tahun laku ” kata Eko.

Foto foto Museum Bahari dan Menara Syahbandar serta Pasar Ikan di delta muara Kalibesar dari masa ke masa dipamerkan. Bung Karno tahun 1940 an mengunjungi lokasi tersebut dan terkesan mendalam keindahannya meskipun ada aroma khas Pasar Ikan.
HUT ke 42 Museum ini pengunjung gratis bahkan kepada wisatawan disuguhkan pertujukan teatrikal oleh Bukan Bengkel Teater Kita dari Cengkareng Jakarta Barat.

Menurut Anye , stage manager, pertunjukan teatrikal ini berjudul Betawi Surga Rempah Rempah yang dimainkan oleh 50 orang anggotanya

Mereka tampil di halaman dalam Museum Bahari memainkan 12 adegan yang berlangsung pukul 10.00–15.00.
Mengenai jumlah pengunjung, data bulan Mei berjumlah 1.397 orang, ternasuk wisatawan mananegara (wisman) 241 orang.

Atau rata rata ada 56 orang perhari.Bulan Juni meningkat menjadi 2.537 orang termasuk 265 orang wisman. Atau rata rata 97 orang wisatawan perhari(@Prihardjo)