Home / Nusantara / ATIMA GULO AKUI TERIMA BIAYA PRONA 2016 DARI MASYARAKAT HILIMBAWODESOLO

ATIMA GULO AKUI TERIMA BIAYA PRONA 2016 DARI MASYARAKAT HILIMBAWODESOLO

 

GUNUNGSITOLI, klik7tv.co.id – Terkait pungutan dana biaya pengurusan sertifikat tanah (PRONA) TA.2016 Di Desa hilimbawodesolo, kecamatan Gunungsitoli Idanoi kota gunungsitoli.
Mantan Pj. Kepala desa hilimbawodesolo ATIMA GULO NIP. 19760410 201101 2 003, kecamatan Gunungsitoli Idanoi, menuturkan kepada kepala kantor BPN kabupatem nias (ZULFIKAR IMON), dan yang disaksikan langsung oleh pegawai kantor bpn kabupaten nias, F.WARUWU, M.SIAHAAN, ANDRI ANATA LUBIS, SH, Ketua Dewan Pengurus Daerah LSM GPN (Lembaga Swadaya Masyarakat) kota gunungsitoli, bersama anggota,dan masyarakat yang diduga korban pungli dalam pengurusan sertifikat tanah melalui program PRONA TA.2016, di kantor BPN kabupaten Nias,rabu 17/5.

pj.kades (ATIMA GULO), menuturkan bahwa dana yang beiau minta kepada masyarakat calon penerima sertIfikat tanah melalui program prona TA.2016, desa di hilimbawodesolo kecamatan gunungsitoli idanoi tersebut, sudah di sepakati oleh aparat pemerintahan desa hilimbawodesolo sebesar Rp500.000 (lima ratus ribu ) persertifikat.

Di jelaskanya, penggunaan dana tersebut juga jelas, digunakan untuk biaya biaya pengurusan berkas,Uang makan minum petugas BPN kabupaten nias saat pengukuran, dan biaya administrasi kepada penerima berkas. Uang itu digunakan untuk biaya minum, makan, petugas pengukuran lahan pak, biaya pengurusan berkas, dan biaya administrasi kepada bapak F.WARUWU, selaku penerima berkas di kantor BPN Kabupaten nias ini. Itu semua sudah saya laksanakan dan sudah saya serahkan kepada bapak F.WARUWU, memang tudak tertulis tapi tersirat. tutur mantan pj.kades

Kepala kantor BPN kabupaten nias (ZULFIKAR IMON), menerangkan bahwa, dalam menerbitkan sertifikat tanah ini sangat dibutuhkan bukti pajak. Kalau masalah pungutan biaya pengurusan atau pemberian (gratifikasi) dari calon pemohon, itu kita tidak pernah membenarkan. Cuma masyarakat juga harus tau bahwa dia punya kewajiban seperti berkas,meterai 6000, dan bukti pajak. KAKAN juga menjamin sertifikat tanah yang sudah diajukan melalui program prona ini akan segera kita terbitkan. Saya berharap permasalahan ini segera diselesaikan oleh kades bersama pak waruwu, saya tidak mau ada masalah. Terangnya pak kakan

Ditempat yang sama, Menanggapi penuturan ibu mantan pj. Kades hilimbawodesolo, F.WARUWU selaku pegawai kantor BPN Kabupaten nias, mengakui telah menerima sebagaimana dituturkan oleh ibu kades. Benar saya sudah terima cuman saya tidak pernah minta.

Ditambahkanya, sebenarnya keterlambatan pembuatan sertifikat tanah ini, karna bukti pajak tanah yang akan disertifikatkan belum ada. Hal ini sudah kami informasikan kepada kades sejak bulan april namun sampai sekarang belum ada. Ungkap F.WARUWU

Salah seorang calon penerima sertifikat tanah melalui program PRONA desa hilimbawodesolo, bapak WA’AI LAOLI saat di konfirmasi langsung melalui via telepon genggamnya Menjelaskan bahwa pj. kades telah meminta uang kepada beliau sebesar rp. 2.500.000 (dua juta lima ratus ribu rupiah) untuk lima sertifikat. dengan alasan keperluan untuk biaya pengurusan penerbitan sertifikat di kantor BPN kabupaten nias,biaya makan dan minum petugas pengukuran,biaya pengukuran,biaya administrasi kepada penerima berkas di kantor BPN,biaya perjalanan kades dan aparat desa saat pengukuran. Uang tersebut sudah saya bayarkan kepada ibu pj. kades hilimbawodesolo pak. Tolong sertifikat saya segera di terbitkan pak, juga uang saya dikembalikan seutuhnya oleh ibu kades. Kalau tidak saya akan tempuh jalur/ saya laporkan kepihak penegak hukum dan kepada kakanwil BPN SUMUT. ungkapnya dengan tegas. @sony

About admin

Check Also

BUPATI NIAS SAMBUT BAIK, PLN MEMBERIKAN KETERBUKAAN INFORMASI PUBLIK

Nias, Klik7tv.co.id –    Bupati nias Drs. Sokhiatulo Laoli, MM menyambbut baik Upaya PT. PLN Area Nias …

%d blogger menyukai ini: