Home / Nusantara / AFERINA ZENDRATO AJAK BECAK BUANG IBU TIRI DI SEMAK TEPI JALAN

AFERINA ZENDRATO AJAK BECAK BUANG IBU TIRI DI SEMAK TEPI JALAN

Gunungsitoli, klik7tv.co.id – Salah seorang ibu bernama adilia harefa umur 70 tahun, warga Desa bawadesolo, kecamatan Gunungsitoli Gunungsitoli. yang di kelantarkan oleh anak tirinya sejak lima tahun silam.
kini adilia tinggal di gubuk kecil, berukuran 1,5m x2m,berdinding bambu, lantai tanah dan atap rumbia. di Desa Afia, kecamatan Gunungsitoli Utara, Kota gunungsitoli.

TRC PA kota gunungsitoli turut ambil bagian dalam misi sosial, membantu adilia harefa berupa barang sembako (beras,susu, telur,roti,sirup,dll) juga sekedar uang berobat. dalam kunjungan TRC PA dimaksud, warga sekitar turut menyaksikan dan mereka berharap agar pemerintah kota gunungsitoli memperhatikan adilia harefa yang sedang mengalami penderitaan serta dikelantarkan oleh anak tirinya dan dibuang di tepi jalan.

Adilia harefa menceritakan kepada TRC PA kota gunungsitoli bahwa awalnya ia menikah dengan warga desa bawadesolo bernama yasokhi lase (almarhum) semasa kebersamaan mereka belum belum mempunyai anak.

pada tahun 1995, beliau kembali menikah dengan salah seorang pria (duda) bernama GALUI ZENDRATO (mempunyai beberapa orang anak),warga desa bawadesolo, kota gunungsitoli. juga mereka tidak dikaruniai seorang anak.

ditambahkanya, setelah meninggal sang suaminya (Galui zendrato) pada tahun 2007, beliau mulai tidak diurus/ di kelantarkan oleh anak tirinya, sehingga beliau mulai tidak tenang mendapatkan kehidupan yang layak sebagai ibu dalam rumah tangga. selisih beberapa bulan kemudian ibu adilia harefa mengalami sakit (STRUK) . hingga tak bisa bergerak seperti biasanya.

setelah adilia mengalami sakit, anak tirinya mengusirnya dari rumah , menyuruh pulang kepada saudaranya. hingga beliau tersiksa (tidak diberi makan dan minum). melihat kondisinya merasa tersiksa, salah seorang saudaranya laki laki yang tinggal di desa afia, kecamatan Gunungsitoli Utara,Kota Gunungsitoli menjemputnya, untuk di urus. namun sangat di sayangkan, setelah beberapa bulan akhir ahir ini, setelah saudaranya laki laki (ama ucok harefa) meninggal dunia, istri dan anak kembali mengusirnya dari rumah.

kemudian diantar kerumah anak tirinya pada hari sabtu tanggal 22/4/2017, pagi. namun sekira pukul 19;00 wib malam AFERIANA ZENDRATO/ina jeni, warga Desa hilihao (anak tiri), bersama YANUARI LAHAGU/AMA LINDA, mengajak pemilik becak mesin (RARADODO ZENDRATO) untuk membawa adilia harefa. setiba di afia km 10,5 jln.arah awa’ai, kecamatan Gunungsitoli Utara,kota Gunungsitoli, raradodo zendato menghentikan becaknya, kemudian AFERINA ZENDRATO bersama yanuari lahagu mengangkat adilia dari becak milik raradodo zendrato dan menaruhnya ke tepi jalan yang cukup di tutupi oleh semak belukar.tutur adilia

Kepala Desa Afia (yusril gea), saat di konfirmasi membenarkan bahwa adilia harefa di temukan di semak semak dekat tepi jalan menuju arah awa’ai saat itu, sekira pukul 20;00 wib malam. pasalnya warga setempat sempat panik berprasangka buruk ( di duga hantu/kultilanak), saat mendengar tangisan yang cukup aneh menurut mereka, karna tak pernah terjadi dan mendengarkan suara tangisan di semak dekat tepi jalan dimaksud.

salah seorang warga masyarakat mencoba mengarahkan cahaya senternya kearah adilia harefa, sambil berkata “SIAPA KAU?” adilia menjawab ; “saya saudara ama gaeni harefa dan ama ucok harefa, tolong panggilkan mereka”. saya tidak bisa jalan, tadi saya di buang disini oleh anak tiriku aferina zendrato bersama yanuari lahagu (ama inda) dan raradodo zendrato.ungkap sang kades meniru perkataan adilia saat itu.

tak lama kemudian ama garni harefa warga desa afia dan juga selaku saudara kandung adilia harefa bersama keluarganya datang menghampiri adilia, dan membawanya kerumah.

setelah beberapa minggu adilia berada dirumah saudaranya akhirnya di putuskan untuk membuat gubuk tempat adilia.@ soni

About admin

Check Also

BUPATI NIAS SAMBUT BAIK, PLN MEMBERIKAN KETERBUKAAN INFORMASI PUBLIK

Nias, Klik7tv.co.id –    Bupati nias Drs. Sokhiatulo Laoli, MM menyambbut baik Upaya PT. PLN Area Nias …

%d blogger menyukai ini: