Home / Nasional / ADILIA HAREFA DI TERLANTARKAN OLEH ANAK TURINYA

ADILIA HAREFA DI TERLANTARKAN OLEH ANAK TURINYA

Gunungsitoli,klik7tv.co.id – Tim Reaksi Cepat Perlindungan Anak (TRC PA) Kota gunungsitoli, merasa prihatin melihat kondisi salah seorang ibu bernama adilia harefa umur 70 tahun, warga Desa bawadesolo, kecanatan Gunungsitolu,kota Gunungsitoli.yang di kelantarkan oleh anak tirinya sejak lima tahun silam.

kini adilia tinggal di gubuk kecil, berukuran 1,5m x2m,berdinding bambu, lantai tanah dan atap rumbia. di Desa Afia, kecanatan Gunungsitoli Utara, Kota gunungsitoli.

saat ditemui adilia harefa selasa 25/7, menuturkan bahwa awalnya ia menikah dengan warga desa bawadesolo bernama yasokhi lase (almarhum) semasa kebersamaan mereka belum belum mempunyai anak.

pada tahun 1995, beliau kembali menikah dengan salah seorang pria (duda) bernama GALUI ZENDRATO (mempunyai beberapa orang anak),warga desa bawadesolo, kota gunungsitoli. juga mereka tidak dikaruniai seorang anak.

ditambahkanya, setelah meninggal sang suaminya (Galui zendrato) pada tahun 2007, beliau mulai tidak diurus/ di kelantarkan oleh anak tirinya, sehingga beliau mulai tidak tenang mendapatkan kehidupan yang layak sebagai ibu dalam rumah tangga dimaksud. selisih beberapa bulan kemudian ibu adilia harefa mengalami sakit (STRUK) . hingga tak bisa bergerak seperti biasanya.

lanjut setelah adilia mengalami sakit, anak tirinya mengusirnya dari rumah , menyuruh pulang kepada saudaranya. hingga beliau tersiksa (tidak diberi makan dan minum). melihat kondisinya merasa tersiksa, salah seorang saudaranya laki laki yang tinggal di desa afia, kecamatan Gunungsitoli Utara,Kota Gunungsitoli menjemputnya, untuk di urus. namun sangat di sayangkan, setelah beberapa bulan akhir ahir ini, setelah saudaranya laki laki (ama ucok harefa) meninggal dunia, istri dan anak kembali mengusirnya dari rumah.

salah seorang warga desa afia (sahima zebua/ina gaeni harefa), menjelaskan bahwa kejadian ini sudah beberapa kali di laporkan kepada kepala desa bawadesolo namun tak ada jawaban.terakhir sekitar dua bulan lalu mereka melaporkan keberadaan dan kondisi adilia kepada kades bawadesolo, kecamatan gunungsitoli, untuk membantu adilia di antar kerumah peninggalan sang suaminya (almarhum). namun kades menolak, dengan alsan ini masalah keluarga. ” coba cari kemana kalian tempatkan dulu beliau, kalau sudah meninggal nanti, beritahu saya biar saya bawa pendeta”. ungkap sahima meniru perkataan kades @ son

About admin

Check Also

Konferensi Internasional Hasilkan The Jakarta Call To Action  

JAKARTA, Klik7tv.co.id – International Conference and Table Top exercise on Global Health Security tahun 2017 ini diikuti …

%d blogger menyukai ini: