oleh

Cegah Covid 19 Peserta UNBK Wajib Sterilkan Tangan

-Pendidikan-59 views

MEDAN, KLIK7TV.CO.ID – Ujian Nasional 2020 hari pertama kemarin banyak menyisakan kisah unik yang memprihatinkan. Terkait penyebaran virus corona yang makin meluas menyebar ditengah masyarakat.

Mengantisipasi virus corona atau covid 19 agar taki mengganggu kelancaran pelaksanaan UN terutama yang berbasis komputer (UNBK) . Panitia atau sekolah menyiapkan anti septic atau pencuci tangan bagi peserta ujian.

Hal itu nampak di SMK 7 Medan, di lobi sekolah yang memiliki 5 jurusan tersebut yakni Akuntansi , Administrasi Perkantoran, Pemasaran, Perhotelan dan Usaha Perjalanan Wisata (UPW) meletakkan semprot pembersih tangan di meja penerima tamunya.

Menurut Kepala Sekolah Asli Sembiring hal itu memang sengaja dilakukan bukan saja karena anjuran panitia UN 2020 namun juga kesadaran pihak sekolah juga.” Oh, ya kita menyediakan pembersih tangan di lobi tapi tak di lobi saja di setiap ruang laboratorium yang dipergunakan kita juga menaruh pembersih tangan di situ. Jadi ketika akan masuk ke ruangan anak- anak membersihkan tangannya terlebih dahulu,” kata Bu Asli.


Ini cara sekolah mencegah covid 19 dengan menyemprot perangkat komputer dan mejanya.
Ternyata tak tangan saja yang dibersihkan perangkat komputer juga disterilkan seperti keyboard dan mos yang akan dipegang peserta ujian. ” Ya, begitulah antisipasi kita mencegah penyebaran virus corona ini. Apalagi mereka ujian sampai 4 hari, ya kita menyediakan alat sterilisasi ini dalam jumlah yang cukup ,” ujar Asli yang tahun ini sebanyak 610 siswanya ikut UNBK.

Sama persis dengan SMK 7, SMK Negeri 2 juga melakukan hal yang sama. Sebelum masuk ruangan siswa terlebih dahulu mensterilkan tangannya dengan penyemprot anti septic. Sehingga sebanyak 586 siswa yang UNBK hari itu dapat dijaga kebersihannya.

Tak itu saja, kata Plt SMK 2 Medan Sukardi di saat pergantian sesi perangkat komputer yang mereka pakai juga disterilkan kembali. ” Ya disemprot dengan anti septic, meja, mos dan keyboardnya,” kata Sukardi yang juga Kepsek SMK 9 ini.

Tahun ini sebanyak 586 siswa SMK 2 yang melaksanakan UNBK sedangkan jurusan yang ada Teknik Konstruksi dan Properti, Teknik Ketenaga Listrikkan , Teknik Mesin dan Teknik Otomotif .

Sementara peserta UNBK di SMK 9 sebanyak 485 orang dengan enam jurusan yakni Rekayasa Perangkat Lunak (RPL), Teknik Konstruksi Jaringan (TKJ),Multi Media, Perawatan Sosial,Animasi dan Media Komunikasi Visual.

Dua sekolah yang memiliki jurusan berbeda ini, yakin dengan cara mencegah mudah- mudahan virus corona tak sampai mengganggu kelancaran UN 2020.

Sedangkan di SMK Negeri 3 Medan, sebelum masuk ke ruang kelas, siswa terlebih dahulu dikumpulkan untuk diberi pengarahan. Di depan 291 siswanya yang akan ujian Kepala Sekolah SMK 3 Maraguna Nasution mengingatkan siswanya untuk berdoa terlebih dahulu.


Saat Kepsek SMK 3 memberikan pengarahan pada siswanya yang akan ujian.
Sebelumnya peserta ujian mensterilkan tangannya . Selain berdoa Maraguna juga mewanti wanti jika ada kehilangan misalnya tanda peserta ujian Maraguna minta siswanya jangan panik, semua bisa diantisipasi.

” Jadi jangan sampai menimbulkan kegaduhan,” kata Kepsek yang memiliki tiga jurusan ini Kimia Analisis, Teknik Laboratorium Medik dan Kimia Farmasi.@Mp