oleh

Diduga Terjadi Konspirasi UPPBJ, Sudin PRKP Jakut Dilaporkan Kejagung RI

JAKARTA, KLIK7TV.CO.ID – Diduga telah terjadi Konspirasi di ( UPPBJ), Unit Pelayanan  Pengadaan Barang dan Jasa dengan Suku Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Administrasi Jakarta Utara terkait proses lelang Peningkatan Sarana dan Utilitas dengan pemenang PT. Bumi Aceh Citra Persada.Hal ini disampaikan Ketua LSM.Tipikor Indonesia Timbul Sinaga. Kamis (19/12/19)

Timbul sinaga menjelaskan untuk salah satu pesyaratan mengikuti proses lelang dan layak menjadi pemenang adalah memenuhi persyaratan sesuai dengan aturan dan peraturan.Pasalnya.

“ Dari hasil penelusuran LSM.Tipikor Indonesia, kita duga telah terjasi konspirasi, bahwa PT.BUMI ACEH CITRA PERSADA tidak layak menjadi pemenang Lelang pada kegiatan Peningkatan Sarana dan Utilitas di Kali Baru, Kecamatan Cilincing Jakarta Utara. Pasalnya, Perusahaan ini memiliki dua alamat yang berbeda pada,” kata Timbul Sinaga

Ironisnya, menurut Timbul alamat Perusahaan tersebut  terdaftar di Kementerian Hukum  dan HAM (Dirjen AHU).di Jl.T.Iskandar Muda No.1415. Lamglumpang, Kota Banda Aceh, Provinsi Aceh.Begitu juga dengan Alamat Direktur Perusahaan (Sanfri Hartono), di duga tidak sama dengan alamat yang terdaftar dengan alamat di KTP.

Untuk hal tersebut, Tim LSM TIPIKOR Indonesia sudah berungkali mempertanyakan kepada Kepala UPPBJ ( Chamdan) tidak berhasil, selalu mengelak dan tidak bersedia ditemui dikantornya,dan bahkan surat tidak di jawab.

“ Hal yang sama juga, Kepala Suku Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Administrasi Jakarta Utara ,Chairul Latif , selalu menghindar, dan bahkan surat LSM TIPIKOR Indonesia tidak digubris.”  ujar Timbul

Lebih jauh di jelaskan, Anggaran Suku Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Administrasi Jakarta Utara, dengan kegiatan Peningkatan Sarana dan Utilitas di Kelurahan Kali Baru,Kecamatan Cilincing Jakarta Utara, juga menjadi pertanyaan.

“ Sejumlah warga Kali Baru di Rw 01, sangat kecewa dengan hasil pekerjaan yang di lakukan dilapangan, selain asal-asalan,juga tidak profesional dan terkesan asal jadi. Dan Tampak Tutup U-Udict sudah pada pecah dan retak, dan sebagian pemasangan U-Dich belum semuanya dikerjakan.” ujarnya

Akbat bobroknya pekerjaan dilapangan, dan tidak sesuai dengan fakta integritas yang di tanda tangani,membuktikan aroma dan Interpensi penguasa, untuk memaksakan perusahaan ini menjadi pemenang lelang.

Dengan adanya konspirasi pada saat Lelang di LPSE DKI Jakrta, Tim LSM Tipikor Indonesia, telah melaporkan UPPBJ dan Kepala Suku Dinas Perumahan Kota Administrasi Jakarta Utara kepada Kejaksaan Agung Republik Indonesia,4 Oktober 2019, dan langsung bertemu dengan Direktur D JAM Intelijen. Roskanedi,SH. Dan beliau berjanji untukmenindak lanjutinya.

Sementara itu juga warga setempat RT 001/RW 011 H.Ahmat, mewakili warga juga mengeluhkan kinerja  Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Administrasi Jakarta Utara, dimana yang di kerjakan PT.BUMI ACEH CITRA PERSADA Banyaknya U-Dicht yang pecah belum pada waktunya.

“ Apakah ini yang katakan sudah sesuai dengan RAB ? Lantas, apakah Pemda mambayar barang yang rusak ? Khususnya di RT 001/RW 011tampak U-Dicht dan Tutup Plat sudah pada pecah dan sompel,” Ujar H.Ahmat

Ahmat menambahkan, bahwa pekerjaan Kontrak berakhir pada tanggal 25 November 2019 dengan 150 hari kalender.sementara progres dilapangan, masih amburadul.kegiatan ini sudah tidak beres,” ungkapnya dengan sangat kecewa.

Ditempat yang berbeda, PT.BUMI ACEH CITRA PERSADA, mengatakan Progres kegiatan dilapangan sudah mencapai 90 %, yang menjadi kendala dilapangan ,bahwa sebagian besar dari warga menolak dilakukan pemasangan U-Dicth dan Cor.

Padahal waktu kita sudah hampir habis ,”  Jawab  Eko dari PT.BUMI ACEH CITRA PERSADA pada hari selas  18/12.2019 lewat WhatsApp.@ ANTO