oleh

Pengadaan FS 45 Dinas Bina Marga DKI jakarta Dipertanyakan

JAKARTA, KLIK7TV.CO.ID – Proyek pengadaan FS 45 dinas bina marga DKI  jakarta terindikasi marak penyimpangan, pekerjaan pembetonan jalan yang dilaksanakan oleh pihak ke tiga banyak yang sudah mengalami keretakan dan pecah sementara pekerjaan belum diserahterimakan,Hal ini disampaikan Ketua Umum LSM SIKAB Riky Purba pada KLIK7TV.CO.ID Rabu (18/12/19)

Riky mengatakan salah satu proyek pekerjan pembetonan ini terdapat di jalan waru kecamatan pulogadung yang dilaksanakan PT. ANN

Ia menambahkan dari pekerjan tersebut layak di periksa dengan alasanya Perusahaan pelaksana yang beralamat di surabaya dan dapat mengerjakan FS 45 di DKI  Jakarta.

“Sementara penawaran produk yang di sampaikan perusahaan melambung tinggi dari 35 perusahaan terdaftar di LKPP  sebagai penyedia E. Catalog yang dilanjutkan dengan tatanan pengadaan E. Purcesing,” tegas Riky

Sesungguhnya menurut Riky, bila kita cermati tentang Perka LKPP nomor 16 tentang E. Catalog Bahwa pengadaan FS 45 tidak semestinya dilakukan E. Purcesing karena yang masuk kategori penyedia adalah Agen maupun Distributor dan ia mempertanyakan  bahwa  PT. ANN tidak masuk Agen sebagai penyedia yang mendapat dukungan .

Sementara pada sisi lain kataRiky dengan menaggapi  kondisi pekerjaan yang dilaksanakan, pengerasan tanah tidak sesuai  dengan membuat BO menjadi bahan pertanyaan  sebab melihat kondisi jalan yang sudah di bangun banyak mengalami keretakan.

“ Padahal untuk barang yang di gunakan dalam pembetonan jalan yang bukan jalan utama tersebut menggunakan FS 45 yang sudah hampir setara dengan jalan tol.” Ungkap Riky

Lebih jauh di sanpaikan, dari sisi pelaksanaan dirinya  melihat ada penyimpangan begitu juga dari sisi Peraturan lkpp, apa lagi dari sisi penawaran yang selisihnya mencapai hampir 600 ribu rupiah per m3 kubik nya. “ ini tanda tanya besar bagi masyarakat, dan kami mengharapkan para penegak hukum dapat memeriksa kegiatan FS.45 ini secara detail ,” ujar Riky @ANTO