oleh

Memutus Mata Rantai Covid 19 Swab Test Dilaksanakan Lapas Khusus Kelas IIA Gunung Sindur Bogor

BOGOR, KLIK7TV.CO,ID – Bekerja di era Pandemi, memang menjadi tantangan tersendiri, untuk itu Lapas Khusus Kelas II A Gunung Sindur Bogor, Jawa Barat melaksanakan kegiatan Test Swab yang kedua kepada masyarakat lingkungan Lapas. Hal ini dilakukan untuk memutus rantai covid yang seakan penularannya tak ada habisnya.

Salah satu UPT Pemasyarakatan Lapas Khusus Kelas IIA Gunung Sindur menjadi Barometer kelanjutan Swab massal, Upt ini memang beda dari UPT pemasyarakatan lainnya, Karena lokasinya berdampingan langsung dengan Komplek perumahan pegawai yang bekerja di Lingkungan Kementerian Hukum dan Ham. Sehingga UPT ini mengelar kegiatan swab test tersebut selama 2 hari pada tanggal 26 – 27 November 2020 lalu.

Pelaksanaan tersebut merupakan hasil kerjasama dengan Tim Klinik KIS Sentul. Klinik tersebut mengambil spesimen dan menganalisa peserta Swab tersebut. Peserta Swab dalam giat tersebut berjumlah 866 orang, yang terdiri dari  Petugas Lapas 94 orang, BRIMOB BKO dari POLDA Jawa Barat 21 orang, Pekerja Mitra 4 orang, dan para Warga Binaan sebanyak 743 orang dari beberapa Blok hunian Lapas Kelas IIA Gunung Sindur.

Dan Alhamdulillah” hasil keseluruhan seluruh peserta PT-PCR SARS- Cov2 negatif Covid 19 ” sesuai keterangan  Mujiarto sebagai Kepala UPT Lapas Khusus Kelas IIA Gunung sindur Bogor Jawa Barat, Jumat (27/11).

Sebelumnya Menteri Kemenkum HAM Yasonna Laoly mengutip pesan Presiden Joko Widodo, “Bahwa kita semua harus terus bersinergi memerangi musuh yang tak kasat mata ( invisible enemy ) demi memutus matarantai penularan virus Covid 19 “. Bagian ini pun direspon Bapak Mujiarto kepada struktralnya ” walaupun hasil dari Swab test massal negatif tetap harus terus memperhatikan Protokol Kesehatan dalam melaksanakan tugas sehingga lingkungan Lapas benar – benar Steril dari pandemi Covid 19 ” terang Kalapas Khusus Kelas IIA Gunung sindur ini.

Menteri juga mengungkapkan, bahwa bekerja di era pandemi menjadi tantangan tersendiri, khusus di lingkungan Kementerian Hukum dan Hak Azasi Manusia ketika membuka dan memulai kegiatan Swab test massal bersama Sekjen Bapak Bambang Rantam pada awal bulan November lalu. @red