oleh

Polres Tapteng Tempel  Maklumat Kapolri  Tentang Protkes Pelaksanaan Pilkada Tahun 2020 Disetiap Rumah dan Tempat Strategis

-Polri-21 views

TAPTENG, KLIK7TV.CO.ID – Polres Tapteng beserta jajarannya melaksanakan pemasangan/menempelkan  Maklumat Kapolri tentang kepatuhan terhadap Protokol kesehatan dalam pelaksanaan pemilihan umum Tahun 2020 secara serentak diwilayah hukum Polres Tapteng, Kamis 24/ 09 – 2020 pukul 10.00 wib.

” Penempelan ini dilakukan di setiap rumah dan  di tempat-tempat strategis yang mudah dilihat masyarakat dan dibaca oleh khalayak ramai  ,”  kata Kapolres Tapteng AKBP NICHOLAS DEDY ARIFIANTO, S.H.,S.I.K.,M.H melalui kaur Subbag humas Polres Tapteng Ipda JS Sinurat kepada media.

Kapolres AKBP Nicholas Dedy Afrianto  menambahkan, Tujuan dari penempelan/pemasangan dari MAKLUMAT KAPOLRI tersebut agar masyarakat kabupaten Tapanuli tengah dapat membaca isi dari maklumat tersebut dan agar masyarakat kabupaten Tapanuli tengah mematuhi protok kesehatan.

BERIKUT INI MAKLUMAT KAPOLRI NO : 3/IX/2020 TENTANG KEPATUHAN TERHADAP PROTOKOL KESEHATAN DALAM PELAKSANAAN PEMILIHAN TAHUN 2020 :
1. Pemilihan Kepala Daerah 2020 merupakan pelaksanaan kedaulatan rakyat secara konstitusional yang dilindungi undang-undang (UU), maka diperlukan penegasan pengaturan agar tidak menjadi klaster baru penyebaran Covid-19.

2. Untuk memberikan perlindungan dan menjamin keselamatan kepada penyelenggara pemilihan, peserta pemilihan, pemilih dan seluruh pihak yang terkait dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19 pada adaptasi kebiasaan baru, dengan ini Kapolri mengeluarkan maklumat

a. Dalam pelaksanaan Pemilihan Tahun 2020, tetap mengutamakan keselamatan jiwa dengan mematuhi kebijakan dan peraturan pemerintah terkait penanganan, pencegahan, serta protokol kesehatan Covid-19.

b. Penyelenggara pemilihan, peserta pemilihan, pemilih dan seluruh pihak yang terkait pada setiap tahapan pemilihan wajib menerapkan protokol kesehatan Covid-19 dengan memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan.

c. Pengerahan massa pada setiap tahapan pemilihan tidak melebihi batasan jumlah massa yang telah ditetapkan oleh penyelenggara pemilihan.

d. Setelah selesai melaksanakan setiap kegiatan tahapan pemilihan, semua pihak yang terlibat dan masyarakat agar segera membubarkan diri dengan tertib tanpa arak-arakan, konvoi atau sejenisnya.

3. Bahwa apabila ditemukan perbuatan yang bertentangan dengan maklumat ini, maka setiap anggota Polri wajib melakukan tindakan Kepolisian yang diperlukan sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

4. Demikian maklumat ini disampaikan untuk diketahui dan dipatuhi oleh seluruh masyarakat. @(An)