oleh

2021, Sekolah di Sumut Siap Seleksi Siswa Tanpa UN

-Pendidikan-145 views

Medan. klik7tv. co. id – Tahun 2021, sekolah-sekolah di Sumatera Utara siap melaksakan kegiatan penyeleksian siswa tanpa Ujian Nasional (UN). Semua  kebijakan yang menyangkut pelajaran di sekolah nantinya akan diserahkan kepada pihak sekolah.

“Setelah tidak adanya UN, siswa lebih diarahkan nantinya menjadi anak didik yang berkarakter dan berbudi pekerta,” kata Plt Kadis Pendidikan Sumut, Arsyad Lubis di Medan, Rabu (15/1).

Menurut Arsyad,  para siswa dapat mempersiapkan diri sebaik-baiknya tanpa harus terbebani dengan hal-hal yang berkaitan dengan Ujian Nasional (UN). “Kita berharap nanti lahir siswa yang berbudi pekerta dan punya karakter,”  ujar Arsyad.

Dalam kaitan dihapuskannya UN, Plt Kadisdik Arsyad menjelaskan usai rapat bahwa siswa juga dilatih untuk mengembangkan sikap, pengetahuan dan keterampilan. Tujuan pendidikan nasional pun juga meliputi 3 ranah itu. Artinya semua mata pelajaran itu penting, tidak boleh ada dikotomi mata pelajaran UN dan non-UN, tidak boleh ada pembedaan mata pelajaran penting dan kurang penting.

Kesiapan penyeleksian siswa tanpa UN di Sumut ini sejalan dengan kebijakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim yang meluncurkan empat program kebijakan pendidikan “Merdeka Belajar”. Salah satu isinya adalah menghapus Ujian Nasional (UN) mulai 2021.

Penyelenggaraan UN tahun 2021, akan diubah menjadi Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter, yang terdiri dari kemampuan bernalar menggunakan bahasa (literasi), kemampuan bernalar menggunakan matematika (numerasi), dan penguatan pendidikan karakter.

Mutu Pembelajaran

Ujian ini bakal dilakukan oleh siswa yang berada di tengah jenjang sekolah, yakni kelas 4, 8, dan 11. Pemerintah berharap hal ini bisa mendorong guru dan sekolah untuk memperbaiki mutu pembelajaran. Hasil ujian ini tidak digunakan untuk basis seleksi siswa ke jenjang selanjutnya.

Menurut Arsyad, asesmen yang dilakukan pihak sekolah terhadap siswa diharapkan juga sejalan dengan misi Gubsu Edy Rachmyadi, yang ingin mewujudkan Sumatera Utara bermartabat.

Sejalan dengan misi tersebut, Kadisdik juga menyampaikan rencana membangun sekolah SMA maupun SMK di Kabupaten/Kota, yang menurutnya membutuhkan anggaran 4 sampai 5 miliar per sekolah. “Asalkan masyarakat dapat menyediakan lahan yang dibutuhkan untuk membangun sekolah di daerah mereka,” katanya.

Khusus untuk pembangunan Sekolah Luar Biasa (SLB), Kadisdik Arsyad menyebutkan, pihaknya akan melakukan evaluasi terkait dengan saran para anggota dewan. (mp)