oleh

Pengembangan Kambing Potong, Komisi II DPRD Samosir Kunjungi Deli Serdang

-Berita, Daerah-11 views

SAMOSIR, KLIK7TV.CO.ID – Pimpinan dan Komisi II DPRD Kabupaten Samosir melakukan Konsultasi dan Koordinasi dalam rangka Pengembangan Kambing Potong ke Unit Loka Penelitian Kambing Potong Sungai Putih Galang di Kabupaten Deli Serdang, Kamis (10/09).

Rombongan DPRD Kabupaten Samosir diterima Kepala Unit Loka, Dr. Ir. Fera Mahmilia, M.P.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Samosir menyampaikan, bahwa tujuan dilaksanakannya konsultasi tersebut adalah bagaimana pengembangan ternak Kambing, khususnya untuk kambing potong yang dilakukan di Unit Loka ini.

“Kita ingin mengetahui informasi dan teknik terkait peternakan Kambing potong yang nantinya bisa kita terapkan dan disampaikan ke masyarakat samosir yang bergelut dibidang peternakan kambing,” ujarnya.

Sementara itu, Russel Baringin Sihotang menyebutkan, bahwa mengingat permintaan atas daging Kambing yang semakin meningkat, pihaknya berkeinginan pihak Unit Loka penelitian Kambing potong ini dapat membagi pengalamannya tentang budidaya Kambing yang nantinya akan sampaikan ke dinas terkait.

“Agar dapat memberdayakan masyarakat peternak Kambing di Kabupaten Samosir. Kita berharap produksi ternak Kambing dapat lebih meningkat,” ungkapnya.

Berkaitan dengan hal tersebut, Kepala Unit Loka menyampaikan bahwa Unit Loka sudah mengembangkan ras baru Kambing potong, yakni kambing Boerka.

“Kambing ini merupakan hasil persilangan antara Kambing Boer asal Afrika dengan Kambing Kacang (lokal),” sebutnya.

“Selain memperkenalkan ras baru ke masyarakat, kita juga mengajari peternak cara melakukan peternakan Kambing yang baik dan benar dari pembuatan kandang, pemberian pakan hijauan, sampai proses perkawinan kambing,” tuturnya.

Disampaikannya, untuk pemberian pakan hijauan atau rumput, direkomendasikan memakai Rumput Indigofera.

“Dimana rumput ini memiliki kandungan protein yang tinggi mencapai 27 persen. Rumput Indigofera sangat disukai Kambing Boerka. Untuk kebutuhan rumput sebanyak 1,5 Kg per ekor per hari,” katanya.

Ditambahkannya, untuk bobot lahir Kambing Boerka memiliki ukuran yg besar yakni 2,6 -2,8 Kg/ekor. “Untuk umur setahun bobot Kambing Burka mencapai 35 kg/ekor. Dan uniknya, Kambing Boerka betina tidak boleh melakukan perkawinan sedarah karena hal itu akan membuat kambing tidak bagus atau berisiko,” jelasnya.

Mendengar penjelasan tersebut, Pimpinan dan Komisi II DPRD Kabupaten Samosir menyampaikan terimakasih dan berharap Unit Loka penelitian Kambing Potong dapat membagi Kambing Boerka untuk masyarakat samosir. @Saut