oleh

Kepsek SD Negeri Kebon Pala 02 Pg Gunakan Dana BOS Tidak Sesuai dengan Juknis

JAKARTA KLIK7TV.CO.ID – Dana Honorer dari BOS Reguler di alihkan Kepala Sekolah SD Negeri  Kebon Pala 02 Pg Karena Operator Tidak Pernah Masuk, Diduga Melanggar Juknis “Dimana Manejer Bos Pengawasannya…?”

 

Penggunaan dana bantuan operasional sekolah (BOS) Reguler tahun anggaran 2020 di tahap pertama sudah di cairkan dan dilaksanakan kegiatannya sesuai dengan 12 Item yang terterai dalam laporan K7 yang sudah di laporkan operator sekolah ke menterian Pendidikan dan kebudayaan melalui online, namun penggunaan dana diperhitungkan di awal maret karena pemerintah pusat melalui pencairan Rekening Kas Umum Negara (RKUN) ke Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) sesuai dengan data

Penyaluran dana BOS bahwa Provinsi DKI Jakarta (14/02)  menerima dana sebesar Rp. 479.806.770.000,- rupiah untuk dipergunakan dalam kegiatan belajar mengajar sekolah negeri baik swasta yang berada di wilayah provinsi DKI Jakarta di Tahap I Dalam Hal itu juga Kepala Sekolah SD Negeri Kebon Pala 02 Pg Kecamatan Makasar Jakarta timur

Menerima dana bantuan operasional sekolah  (BOS) regular dalam daftar sekolah penerima  Rp. 86.130.000.- (dana bos salur) dan Rp. 8130.000.-  (dana bos dicair) tahap I untuk di pergunakan 319 siswa sesuai dengan item-item berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor. 8 Tahun 2020 Tentang Petunjuk Teknis (Juknis)

Bantuan Operasional Sekolah Reguler, Perubahan Permendikbud Nomor. 19 Tahun 2020 Tentang BOS Reguler, Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 24 Tahun 2020 tentang Pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS),  dalam penggunaan anggaran tersebut pihak kepala sekolah harus melakukan pengumuman di sekolah dan distempel  berdasarkan juknis .

Diduga kepala sekolah SD Negeri kebon Pala 02 Pg Kecamatan Makasar Jakarta timur tidak memahami dalam pasal-pasal baik penjabaran dalam juknis tersebut, karena 12 item yang harus di pergunakan pihak kepala sekolah dan di pertanggungjawabkan melalui operator sekolah di kirimkan ke kementerian Pendidikan dan kebudayaan melalui online sebagai pertanggung jawaban penggunaan anggaran tersebut.

Diduga Kepala Sekolah SD Negeri Kebon Pala 02 Pg dengan Operator sekolah terjadi KKN dalam melaksanakan kerja. Karena Operator Sekolah  (KT) ternyata tidak pernah melakukan kewajibannya secara benar bermasalah dikehadiran, dan yang paling ironisnya gaji sebagai honerer tetap berjalan dan di terima (KT) setiap bulannya

Ketika di konfirmasi  Rabu (12/8) terkait kebenaran kepada Siti Sumainah Kepala Sekolah SDN Kebon Pala 02 Pg  membenarkan  operator tidak pernah bekerja, semenjak Januari sampai sekarang Agustus, akan tetapi gajinya sudah dialihkan ke orang lain dan tidak disebut namanya.

“Saya yang menerimanya bekerja di sekolah ini,” ungkap kepala sekolah, tapi dalam Pertanggung Jawaban Dana BOS yang sudah di laporkan masih tetap nama KT, dalam hal itu juga yang bersangkutan  bekerja ditempat lain, tanpa ada persetujuan atau surat pengunduran diri dari sekolah itu, sesuai dengan juknis pihak kepala sekolah seharusnya sudah memberikan SP 1 dan SP 2 untuk ada dasar memberhentikan KT dari tugasnya.” @anto