oleh

Kasus Penganiayaan, Satpol PP Sepakat Damai dengan Dishub

JAKARTA KLIK7TV.CO.ID – Aksi pengeroyokan yang dilakukan oknum Dishub yang masih PJLP  terhadap anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) kelurahan kampung melayu  Rabu (12/8)   akhirnya berakhir dengan damai.

Kasus pemukulan  aksi tidak terpuji yang dilakukan oknum Dishub tersebut telah menjadi sorotan publik, beberapa oknum Dishub menyambangi kantor Satpol PP yang berada di kelurahan Kampung Melayu, .

Kasatpol PP  (Kepala Badan Satuan Polisi Pamong Praja) Kecamatan Jatinegara, Sadikin mengatakan tidak lagi melanjutkan kasus tersebut dan menyatakan sudah berdamai dengan pihak Dishub . Pertimbangan lainya dimana korban dan pelaku juga sudah sepakat untuk berdamai dan saling memafkan.

“Masalah itu sudah selesai jadi tidak perlu diperpanjang lagi, kedepan kita sepakat saling koordinasi dan sudah tercapai kata perdamaian dari korban dan pelaku, “Ujar Sadikin ,Rabu  (12/8).

Kesepakatan damai tersebut menurut Sadikin , dilakukan dengan cara musyawarah di ruang aula Kecamatan Jatinegara  dan tidak ada satupun pihak yang tidak setuju. Hanya saja pihaknya tetap memberikan catatan agar Bernhad Hutajulu selaku pimpinanannya untuk memberikan sanksi disiplin terhadap anggotanya.

“Kita hanya menyarankan kepada pihak Dishub untuk tetap memberikan sanksi disiplin di internal mereka, kedepannya kita akan lebih pro aktif, karena Satpol PP dan Dishub  adalah instansi yang ingin menegakkan aturan. Maka kami mengajak mari sama-sama kita tegakkan aturan sesuai tupoksi masing-masing , “tukasnya.

Menurut Sadikin , sepanjang pihaknya menjalankan tupoksi sesuai dengan aturan yang berlaku tentu tidak ada yang perlu dikhawatirkan. “Yang pasti kami tidak ingin kejadian ini  terulang lagi,” pungkasnya.”

Awalnya kejadian keributan tersebut dipicu adanya kesalahpahaman saat berdesak-desakan oknum Satpol PP menyetuh wajah dari oknum Dishub membalas dengan memukul. Hal itu kemudian memicu Satpol PP marah karena personilnya terkena pukulan. Namun kejadian yang sempat menegang ini, berakhir dengan damai. Satpol PP tidak ingin memperpanjang kejadian yang sempat heboh dan viral di media sosial tersebut. @ anto