oleh

Poltak Sitorus : Kesenian Bisa Meningkatkan Kekebalan Tubuh Terhadap Covid 19

-Seni Budaya-252 views

JAKARTA, KLIK7TV.CO.ID –Pada hari Sabtu (27/6) kemarin, Bakal Calon Bupati Toba Ir. Poltak Sitorus, MsC menyaksikan secara langsung acara artis Sitorus Entertainment Live streaming yang bertempat shooting di Kelapa Dua Wetan Jakarta Timur. Pada kesempatan itu, pria yang penuh senyum ini memuji penampilan para artis boru dan marga Sitorus yang begitu apik dan penuh kreatifitas.

“Hal-hal seperti ini di masa Covid 19, memberikan kekebalan bagi para pendengar yang dari seluruh penjuru negeri ini. Karena kekebalan tubuh akan meningkat ketika kita bahagia. Mendengarkan lagu-lagu di sini memberikan rasa bahagia dan itu meningkatkan daya tahan tubuh,” ungkap Poltak menanggapi live streaming malam itu.

Ia juga menjelaskan bahwa seniman tidak boleh berhenti berkarya, karena banyak hal positif yang mereka berikan bagi masyarakat, seperti pesan moral, rasa kecintaan kepada budaya, aturan dan kesadaran terhadap hukum.

“Banyak lagu-lagu Batak yang saya dengar (saat itu) memberikan nilai-nilai seperti rasa cinta kepada orangtua, ketaatan kepada hukum, nilai keadilan, perjuangan, semangat hidup dan motivasi dan tidak jauh berhubungan dengan falsafah Batak yang cinta beragama, beradat dan hukum. Selain itu juga falsafah yang mengedepankan parbinotoan (pengetahuan). Sehingga orang Batak begitu mengedepankan ketiga hal ini dalam kehidupan,” jelas Poltak.

Disisi lain ia juga mengungkap bahwa kebudayaan itu salah satunya adalah seni. Seni terdiri dari tari, musik, theater (drama) dan lukis juga ukir. Hal ini semua ada dalam budaya Batak. Dan ini perlu dalam mendorong sisi pariwisata di Toba. Sehingga perlu untuk ada sekolah seni yang dapat mengangkat harkat martabat bagi seniman, termasuk berdampak positif terhadap lapangan kerja di Toba mengimbangi program pariwisata yang tengah digalakkan pemerintah pusat untuk wilayah Danau Toba ke depannya.

“Sepantasnya perlu dibangun tempat balai kesenian di Toba, untuk meningkatkan kesenian daerah di sana,” ungkap Poltak disinggung tentang bisa tidaknya kesenian itu dijadikan cita-cita.
Ia juga menjelaskan bahwa seni bisa membawa pesan perubahan yang sangat dahsyat yang tidak bisa dilakukan dengan pesan komunikasi verbal semata. Misalnya, lagu berjudul Boru Panggoaran (Anak perempuan pembawa nama ayah) sekarang saja itu dikenal, sebelumnya selalu laki-laki sebagai panggoaran. Artinya seni suara ini bisa mengubah rasa bangga orangtua dengan anak pertama perempuan sekalipun. Padahal hal itu tidak dikenal sebelumnya dalam adat Batak.

“Ada perubahan besar yang dilakukan dengan cara kesenian. Secara elegan merubah kebiasaan yang terkadang sulit untuk diubah,” tandas Poltak.

Dalam acara itu ketika diwawancara artis Herti dan Deasy br. Sitorus, Poltak mengaku bahwa ia berminat untuk maju menjadi calon bupati Toba. Tetapi untuk memastikannya, ia meminta dengan sepuluh jari agar niatnya itu dapat terwujud. @ Jef